INTERNALISASI NILAI ISLAM WASATHIYAH DALAM PEMBENTUKAN SIKAP TOLERANSI SANTRI: Di Lembaga Pendidikan Islam Raudlatul Ihsan Angsokah Omben Sampang
Kata Kunci:
Islam wasathiyah; tolerance; santri; Islamic education; Islamic boarding schoolsAbstrak
Penelitian ini mengkaji internalisasi nilai Islam wasathiyah dalam membentuk sikap toleransi santri di Lembaga Pendidikan Islam Raudlatul Ihsan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan lembaga pendidikan Islam untuk memperkuat karakter santri yang moderat, inklusif, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat plural. Islam wasathiyah dipahami sebagai paradigma keberagamaan yang menekankan keseimbangan, keadilan, toleransi, anti-ekstremisme, dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Islam wasathiyah dilakukan melalui tiga mekanisme utama, yaitu integrasi nilai dalam pembelajaran kelas, keteladanan guru dan kiai, serta pembiasaan perilaku sosial dalam kehidupan pesantren. Proses tersebut berkontribusi dalam membentuk sikap toleransi santri, seperti kemampuan menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, menghindari fanatisme sempit, serta membangun relasi sosial yang santun dan damai. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi strategis sebagai ruang pendidikan karakter moderat berbasis nilai Islam. Kontribusi penelitian ini terletak pada penegasan bahwa internalisasi wasathiyah tidak hanya berlangsung melalui transfer pengetahuan, tetapi juga melalui budaya, keteladanan, dan praktik sosial sehari-hari.
Referensi
Amar, Abu. (2018). Pendidikan Islam Wasathiyah ke-Indonesia-an. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman. DOI: 10.35309/alinsyiroh.v2i1.3330
Ikhsannudin, Muhammad., Suhirman., & Nurlaili. (2025). Pengaruh Penerapan Nilai-Nilai Multikultural dan Religiusitas terhadap Sikap Toleransi Santri. Jurnal Sekolah, 10(1), 57–67. DOI: 10.24114/js.v10i1.68835
Mahfudz, Ahmad. (2020). Pesantren dan Pembentukan Spirit Toleransi Santri. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Keislaman, 7(1), 83–93. DOI: 10.31102/alulum.7.1.2020.83-93
Muzakki, Ahmad., & Susila, Ahdiyat Agus. (2022). Menggali Nilai-Nilai Islam Wasathiyah dalam Kitab-Kitab Pesantren sebagai Modalitas Mewujudkan Perdamaian Dunia. Humanistika. DOI: 10.55210/humanistika.v8i2.833
Ridwan, Ahmad., & Mahmudi, Ansor Feri. (2023). The Internalization of Wasathiyah (Moderation) Values Through Pesantren-Based Education. Journal of Educational Research and Practice. DOI: 10.70376/jerp.v1i1.30
Putra, Ari Pratama., & Sapiudin. (2023). Pendidikan Toleransi dalam Pembentukan Sikap Santri. Qiro’ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Zulfahmi. (2024). Kontribusi Pesantren dalam Menjaga Perdamaian melalui Sikap Moderat Santri. Jurnal At-Tarbiyyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam. DOI: 10.54621/jiat.v11i1.1045
Duwi, Rifqi, & Vina. (2025). Pengaruh Multikulturalisme terhadap Sikap Toleransi Santri di Lingkungan Pesantren. Pandalungan: Jurnal Penelitian Pendidikan Multikultural.
Jannah, M., Putro, K. Z., & Tabiin, A. (2022). Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Membentuk Sikap Toleransi. Jurnal Pendas.
Jazilurrahman. (2022). The Implementation Model of Multicultural Islamic Education Values in Shaping Santri Attitudes. Jurnal Pendidikan Multikultural.


