EKOSUFISME DALAM PENDIDIKAN PESANTREN: Integrasi Nilai Tasawuf dan Kesadaran Ekologis Santri
Kata Kunci:
ecosufism; pesantren education; Sufism; ecological awareness; students.Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis ekosufisme dalam pendidikan pesantren sebagai integrasi antara nilai-nilai tasawuf dan pembentukan kesadaran ekologis santri. Kajian ini berangkat dari asumsi bahwa krisis ekologis tidak hanya bersumber dari persoalan teknis, tetapi juga dari krisis spiritual dan etika manusia dalam memandang alam. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain sequential explanatory, diawali dengan pengumpulan data kuantitatif melalui angket terhadap 150 santri, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai tasawuf berada pada kategori sangat baik dengan persentase 84,0%, sedangkan perilaku ekologis santri berada pada kategori baik dengan persentase 79,2%. Nilai zuhud, qana’ah, syukur, amanah, ihsan, dan mahabbah terhadap alam diinternalisasikan melalui pembelajaran keagamaan, keteladanan kiai dan ustaz, nasihat spiritual, serta budaya hidup sederhana. Praktik ekosufisme diwujudkan melalui kebersihan lingkungan, kerja bakti, pengelolaan sampah, penghematan air, perawatan tanaman, dan pengurangan perilaku boros. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan ekologis berbasis spiritualitas Islam dengan menegaskan bahwa pesantren dapat menjadi ruang strategis pembentukan kesalehan ekologis santri.
Referensi
Anissa, A., Eribowo, Y., & Astuti, P. D. Laporan ini disusun oleh.
Chasanah, M. A. (2022). Urgensi Pendidikan Islam dalam Pembentukan Kesalehan Ekologis di Pondok Pesantren. Musala: Jurnal Pesantren Dan Kebudayaan Islam Nusantara, 1(2), 198-216.
Imamah, Y. H., & Hidayat, N. (2022). Integrasi pendidikan islam dan pendidikan lingkungan hidup. Jurnal Mubtadiin, 8(01).
Irianta, P. Y. Arikunto, Suharsimi. 2004. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Academy of Management Review, 22(1), 80-109.
Lumbu, A., Asmal, M., Ibnu Suryo, S. E., Febriani, R. E., Niza, A. K., Tumober, R. T., ... & indah Wahyuni, E. (2025). Metodologi Penelitian. Dunia Penerbitan buku.
Qomaria, E. N. (2025). Strategi Frugal Living Dalam Pendidikan Islam Nonformal Untuk Penguatan Nilai Zuhud Dan Qanaah. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 5(1), 31-42.
Radjendra, R., Amriyah, C., & Mustofa, I. (2025). INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK MEMBANGUN KESADARAN EKOLOGIS PESERTA DIDIK. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 219-234.
Sabtina, D., & Mahariah, M. (2025). Internalizing Islamic Ecotheology through School Culture to Foster Eco-Character: Internalisasi Ekoteologi Islam melalui Budaya Sekolah untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Lingkungan. Halaqa: Islamic Education Journal, 9(2), 21-41.
Suhaimi, S. (2021). Eko-Sufisme di Pesantren Studi Atas Konservasi Lingkungan di Pondok PesantrenPutri 1 Al-Amien Prenduan (Doctoral dissertation, IAIN Madura).
Syauqi, M., Askar, R. A., & Ghofur, A. (2025). Ekologi Dan Hadits: Analisis Tentang Peran Manusia Sebagai Khalifah Di Bumi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(10).


