ISLAMIC THOUGHT AND DA'WAH TRANSFORMATION IN THE DIGITAL ERA

Penulis

  • Nadia Nadia Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Akhmad Rifa'i Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31102/alulum.12.1.2025.62-72

Kata Kunci:

pemikiran, Islam, transformasi, dakwah, era digital

Abstrak

Era digital telah mengubah sikap dakwah Islam secara signifikan, mendorong dai dan ulama untuk mengadaptasi metode dan pendekatan dakwah agar lebih relevan dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemikiran Islam kontemporer terkait transformasi dakwah di tengah perkembangan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, mengkaji berbagai sumber literatur, jurnal, artikel ilmiah, dan studi kasus terkait penerapan dakwah digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Islam dan transformasi dakwah di era digital memiliki lima hal yang meliputi pemikiran Islam dalam konteks dakwah, transformasi dakwah di era digital, perubahan media dakwah, penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas dakwah, dan penyebaran pesan Islam dengan kecepatan yang lebih tinggi. Dengan demikian, era digital ini menunjukkan bahwa transformasi dakwah di era digital tidak hanya melibatkan perubahan media dan platform tetapi juga menuntut pendekatan baru dalam menyampaikan pesan yang sesuai dengan karakteristik audiens modern. Pemikiran Islam tentang dakwah sekarang melibatkan strategi yang lebih inklusif, penggunaan teknologi komunikasi, dan penggunaan media sosial untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Selain itu, dakwah digital menghadapi tantangan seperti misinformasi, polarisasi, dan interaksi langsung yang terbatas. Implikasi dari penelitian tersebut adalah pedoman etika dan pengembangan literasi digital diperlukan bagi Dai untuk menjaga keutuhan dakwah Islam.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] Y. Barella, S. Ondeng, and Saprin, “Peranan Majelis Taklim Dan Lembaga Dakwah Dalam Pengembangan Pendidikan Islam: Sebuah Analisis Fungsional,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 7, no. 2, pp. 4868–4876, 2024, [Online]. Available: http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp
[2] Alim Puspianto, “Kelebihan Dan Kelemahan Media Dakwah Di Era Globalisasi,” An-Nida’ J. Komun. dan Penyiaran Islam, vol. 12, no. 1, pp. 57–82, 2023, doi: 10.61088/annida.v12i1.649.
[3] E. Zulaiha, “Tafsir Kontemporer: Metodologi, Paradigma dan Standar Validitasnya,” Wawasan J. Ilm. Agama dan Sos. Budaya, vol. 2, no. 1, pp. 81–94, 2017, doi: 10.15575/jw.v2i1.780.
[4] A. Pimay and F. M. Savitri, “Dinamika dakwah Islam di era modern,” J. Ilmu Dakwah, vol. 41, no. 1, pp. 43–55, 2021, doi: 10.21580/jid.v41.1.7847.
[5] A. A. Nuha and M. Sholeh, “Analisis Visual Pesan Dakwah dalam Kaligrafi Kontemporer di Instagram,” Dakwatuna J. Dakwah dan Komun. Islam, vol. 10, no. 2, pp. 111–122, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/dakwatuna/article/view/3130
[6] R. Aziz Mayardi Basoeky and M. Suryandari, “Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial MANAJEMEN DAKWAH DALAM ERA DIGITAL : STRATEGI DAN TANTANGAN,” vol. 01, no. 01, pp. 1–10, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.warunayama.org/index.php/triwikrama/article/view/31/30
[7] D. Firmansyah and Dede, “Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodologi Penelitian: Literature Review,” J. Ilm. Pendidik. Holistik, vol. 1, no. 2, pp. 85–114, 2022, doi: 10.55927/jiph.v1i2.937.
[8] T. Saumantri and H. Hajam, “Urgensi Metodologi Studi Islam Interdisipliner Untuk Moderasi Islam,” An-Nawa J. Stud. Islam, vol. 5, no. 1, pp. 1–18, 2023, doi: 10.37758/annawa.v4i1.579.
[9] M. Gultom, “Administrasi Dalam Pemerintahan Islam,” ANSIRU PAI Pengemb. Profesi Guru Pendidik. Agama Islam, vol. 5, no. 1, p. 79, 2021, doi: 10.30821/ansiru.v5i1.9796.
[10] H. Widiyanto, “KONSEP PERNIKAHAN DALAM ISLAM (Studi Fenomenologis Penundaan Pernikahan Di Masa Pandemi),” J. Islam Nusant., vol. 4, no. 1, p. 103, 2020, doi: 10.33852/jurnalin.v4i1.213.
[11] I. Mustofa, “Problematika Pembaharuan Pemikiran Islam Kontemporer di Indonesia,” El-Banat J. Pemikir. dan Pendidik. Islam, vol. 7, no. 1, pp. 43–65, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.kopertais4.or.id/susi/index.php/elbanat/article/view/2902/2156
[12] F. Arkiang and R. Adwiah, “Konsep Dakwah Mauidhatul Hasanah dalam Surat An-Nahl Ayat 125,” Murabby J. Pendidik. Islam, vol. 2, no. 1, pp. 57–68, 2019, doi: 10.15548/mrb.v2i1.329.
[13] A. Baidowi, A. H. Bashori, Rofiki, and A. Riadi, “Perbedaan dan Persamaan Penyuluhan Islam Dengan Dakwah,” J. Dakwah dah Penyuluh Agama, vol. 03, no. April, pp. 38–47, 2024, [Online]. Available: https://ejurnal.stidkis-almardliyyah.ac.id/index.php/El-Fatih/article/view/30/29
[14] N. Alhidayatillah, “Dakwah dinamis di era modern,” J. Pemikir. Islam, vol. 41, no. 2, pp. 265–276, 2017, [Online]. Available: https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Anida/article/view/4658/2854
[15] D. Mahmudah, “Upaya Pemberdayaan TIK dan Perlindungan Generasi Z di Era Digital,” Maj. Semi Ilm. Pop. Komun. Massa, vol. 1, no. 1, p. 46, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/mkm/article/view/3246
[16] D. S. N. S, U. Pembangunan, N. Veteran, J. Timur, M. R. N. Z, and S. Indira, “Peran Teknologi Dalam Tranformasi Ekonomi dan Bisnis di Era Digital,” J. Ilm. Res. Student, vol. 1, no. 5, pp. 8–16, 2024, [Online]. Available: https://jurnal.kominfo.go.id/index.php/mkm/article/view/3246
[17] A. Asmar, “Ekspresi Keberagaman Online: Media Baru dan Dakwah,” J. Ilmu Dakwah, vol. 40, no. 1, pp. 54–64, 2020, doi: 10.21580/jid.v40.1.5298.
[18] O. F. The, “Science Reports 4,” Waradah, vol. li, no. 8, p. 2009, 2014, [Online]. Available: https://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/warda/article/view/202
[19] E. M. Abdillah, “Analisis Peran Dakwah Sebagai Alat Transformsi Sosial: Tantangan dan Strategi Komunikasi dalam Konteks Masyarakat Modrn,” J. Komun. dan Media, vol. 4, no. 1, pp. 16–32, 2024, [Online]. Available: https://ittishal.org/index.php/jkm/article/view/34/15
[20] I. Hotmian, “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Dakwah,” Qawwam Leader’s Writ., vol. 5, no. 1, pp. 7–12, 2024, doi: 10.32939/qawwam.v5i1.331.
[21] R. Fitria and R. Aditia, “Urgensi Komunikasi Dakwah Di Era Revolusi Industri 4.0,” Dawuh, vol. 1, pp. 1–8, 2020, [Online]. Available: https://www.siducat.org/index.php/dawuh/article/view/28/17
[22] N. Lestari, “Optimalisasi Dakwah Di Era Modern Melalui Media Sosial,” Qawwam Leader’s Writ., vol. 5, no. 1, pp. 35–42, 2024, doi: 10.32939/qawwam.v5i1.334.
[23] M. Munir, “Monitoring Dakwah Online di Media Sosial,” IMTIYAZ J. Komun. dan Penyiaran Islam, vol. 1, no. 01, pp. 38–50, 2024, [Online]. Available: http://jurnal.staisam.ac.id/index.php/imtiyaz/article/view/158%0Ahttp://jurnal.staisam.ac.id/index.php/imtiyaz/article/download/158/113
[24] W. M. Pratopo and N. Kusajibrata, “Konvergensi di Ruang Redaksi pada Kelompok Media Tempo,” J. Stud. Komun. (Indonesian J. Commun. Stud., vol. 2, no. 1, pp. 126–142, 2018, doi: 10.25139/jsk.v2i1.510.

Diterbitkan

2025-02-25

Cara Mengutip

[1]
N. Nadia dan A. Rifa'i, “ISLAMIC THOUGHT AND DA’WAH TRANSFORMATION IN THE DIGITAL ERA”, alulum, vol. 12, no. 1, hlm. 62–72, Feb 2025.