PERAN MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGUATKAN MODERASI BERAGAMA DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Fatikhatul Badriyah IAIN KUDUS

DOI:

https://doi.org/10.31102/ahsanamedia.10.2.2024.200-208

Kata Kunci:

Era Digital, Moderasi, Mahasiswa Pendidikan Agama Islam

Abstrak

Era digital merupakan masa dimana orang dapat berkomunikasi melalui sebuah media dengan sedemikian dekat walaupun saling berjauhan. Di era digitalisasi seperti saat ini, ruang digital menjadi arena kontestasi dan kompetisi. Titik inilah yang menyebabkan kelompok yang tidak bertanggung jawab memanfaatkannya sebagai tempat melancarkan misinya, menyuburkan konflik, membuat konten-konten yang menguntungkan dirinya, dan bahkan menjadi ustadz dadakan dengan membuat konten agama secara tekstual tanpa penyaringan sehingga menimbulkan konflik sesama. Moderasi beragama di Indonesia merupakan bagaimana cara kita mengubah pola pikir dalam beragama agar menjadi moderat. Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat dan juga agen of change atau biasa disebut agen perubahan memiliki tugas besar dalam hal penguatan moderasi beragama. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran mahasiswa pendidikan agama Islam di era digital dalam menguatkan moderasi beragama. Penyusunan artikel ini menggunakan pendekatan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Ditemukan adanya peran mahasiswa pendidikan agama Islam dalam menguatkan moderasi beragama di era digital yaitu dengan membuat artikel dan konten keagamaan yang dikemas dengan menarik kemudian mengunggahnya ke dalam situs media sosial. melalui penulisan artikel ini diharapkan mahasiswa pendidikan agama Islam dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki sehingga mampu menguatkan moderasi beragama di era digital.

Referensi

Abdul Basid and others, ‘Implementasi Sikap Toleransi Terhadap Keberagaman Agama’, Seminar Pendidikan Agama Islam, 1.1 2022.
Agnes Vanesia and others, ‘Pentingnya Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Masyarakat’, Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25.1 2023.
Andi Saefulloh Anwar and others, ‘Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Abad 21 Melalui Media Sosial’, JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5.8
Dedi Wahyudi and Novita Kurniasih, ‘Literasi Moderasi Beragama Sebagai Reaktualisasi “Jihad Milenial” ERA 4.0’, Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama, 20.1 (2020).
Dedi Wahyudi, ‘Literasi Moderasi Beragama Sebagai Reaktualisasi “Jihad Milenial” ERA 4.0’, Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 01.1 (2021), 1–20.
Edy Sutrisno, ‘Moderasi Dakwah Di Era Digital Dalam Upaya Membangun Peradaban Baru’, Al-Insan Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 1.1 (2020), 56–66.
Kementrian Agama RI, Moderasi Beragama (Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2019).
Kementrian Agama, Moderasi Beragama Di Tengah Isu Kontemporer, Kementrian Agama RI, 2023.
M. Khadavi, A. Syahri, N. Nuryami, and S. Supandi, “REVITALISASI NILAI RELIGIUSITAS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DI STAI MUHAMMADIYAH PROBOLINGGO”, alulum, vol. 11, no. 2, pp. 192-205, May 2024.
M. Rohman, A. Haris, and S. Supandi, “ROKAT BHELIONE: MEMAKNAI TRADISI LOCAL WISDOM MASYARAKAT PAMEKASAN SAAT ANGGOTA KELUARGA MENINGGAL DUNIA”, alulum, vol. 11, no. 3, pp. 347-358, Jul. 2024.
M. Sahibuddin, Supandi, Untung, and Akhmadul Faruq, “Madrasah Committee: Implementation of ‘Merdeka Belajar’ ‎and The Progress of Islamic Education in Pamekasan”, tadr., vol. 19, no. 1, pp. 13-25, Apr. 2024.
Mhd Abror, ‘Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi : Kajian Islam Dan Keberagaman’, RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1.2 (2020), 137–48.
Muslim A. Kadir, Ilmu Islam Terapan (Kudus: Pustaka Belajar, 2003).
Nur Salamah, Muhammad Arief Nugroho, and Puspo Nugroho, ‘Upaya Menyemai Moderasi Beragama Mahasiswa IAIN Kudus Melalui Paradigma Ilmu Islam Terapan’, Quality, 8.2 2020.
Pribadyo Prakosa, ‘Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama’, Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 4.1 (2022), 45–5
R. Adawiyah and S. Supandi, “PERAN ORANG TUA DALAM PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH ASH-SHIDDIQI KELURAHAN KOWEL PAMEKASAN”, AHSANAMEDIA, vol. 10, no. 1, pp. 104-114, Feb. 2024.
Rizka Zulmi and others, ‘Pendidikan Islam Berbasis Digitalisasi’, JMPAI: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2.2 2024.
Rizqa Ahmadi, ‘Kontestasi Atas Otoritas Teks Suci Islam Di Era Disrupsi: Bagaimana Kelas Menengah Muslim Indonesia Memperlakukan Hadis Melalui Media Baru’, Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 15.1 2019.
S. Supandi, M. Subhan, and A. Hobir, “Adaptasi e-Learning dalam Pendidikan Islam: Membangun Pendekatan Kolaboratif-Inklusif Untuk Kemajuan Lembaga Madrasah & Pesantren di Madura”, Kariman. J. Pen. Keis, vol. 12, no. 1, pp. 120–138, Jun. 2024.
S. Supandi, M. Subhan, and A. Hobir, “PERBANDINGAN METODE PENGAJARAN TRADISIONAL DAN MODERN DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Studi di Lembaga Pendidikan Internasional ABFA Pamekasan”, j.edu.part, vol. 3, no. 1, pp. 40–50, May 2024.
Sairul Basri, ‘Pancasila Sebagai Pondasi Pendidikan Agama Di Indonesia’, Jurnal Mubtadiin, 3.2 (2021), 6.
Supandi, Supandi, Abdul Khobir, and Kurratul Aini. 2024. “MEMBANGUN CITRA DAN REPUTASI PENDIDIKAN ISLAM MELALUI STRATEGI MARKETING LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM”. AL-MAFAZI: JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT 2 (1):24-36. https://ejournal.stai-mas.ac.id/index.php/mpi/article/view/228.
Untung Suhardi, Muhammad Khoirul Anwar, and yudi Yasa Wibawa, ‘Tantangan Moderasi Beragama Dalam Disrupsi Teknologi’, Widya Aksara, 27.8.5.2017 (2022).
Verdinandus Lelu Ngono and Wijayanto Taufik Hidayat, ‘Pendidikan Di Era Digital’, Jurnal Seminar Nasional Pendidikan, 2019.

Diterbitkan

2024-08-16

Cara Mengutip

Badriyah, F. (2024). PERAN MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGUATKAN MODERASI BERAGAMA DI ERA DIGITAL. AHSANA MEDIA:  Jurnal Pemikiran, Pendidikan Dan Penelitian Ke-Islaman, 10(2), 200–208. https://doi.org/10.31102/ahsanamedia.10.2.2024.200-208