Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dengan dan Tanpa Penggunaan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Fisika SMA Negeri 1 Galis

Authors

  • Chairatul Umamah Universitas Islam Madura

DOI:

https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.4.1.65-72

Keywords:

Media animasi, Group Investigation (GI), hasil belajar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui  apakah terdapat perbedaan antara hasil belajar fisika siswa SMA pada kelas yang diterapkan model pembelajaran Group Investigation (GI) dengan penggunaan media animasi dengan kelas yang hanya diterapkan model pembelajaran GI tanpa penggunaan media animasi. Sampel pada penelitian ini  terdiri dari dua kelas, dengan kelas yang diberi perlakuan model pembelajaran GI dengan media anaimasi sebagai kelas eksperimen, dan kelas yang diberi perlakuan hanya menggunakan model pembelajaran GI sebagai kelas kontrol. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara diantaranya wawancara, observasi dan tes hasil belajar. Melalui serangkaian uji statistik terhadap data ∆ (selisih nilai tes akhir dengan tes awal) diperoleh suatu pembuktian hipotesis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari model pembelajaran GI dengan penggunaan media animasi terhadap hasil belajar fisika siswa (Thit =0,03 dan Ttabel = 0,05).  Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan media animasi dalam penggunaan  model pembelajaran GI terhadap hasil belajar Fisika siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Depdiknas. 2004. Penilaian. Jakarta: Direktorat Pendidikan Nasional.
Depdiknas. 2007. Rencana Strategi Departemen Pendidikan Nasional (Revisi 1 April 2007). Jakarta: Depdiknas.
Fitriana, L. 2000. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Group Investigation (GI) dan STAD Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa. Makalah. Dipresentasikan dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika pada tanggal 3 Desember 2011 di Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. PROSIDING. ISBN : 978-979-16353- 6-3.
Hamalik, O. 1990. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Kasbollah. K. 1998. Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Jakarta: Depdikbud Dirjen Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Sekolah Dasar.
Maryanto, Fransiska, S., Heny, K., Ari, S., dan Diana, K. 2014. Buku Tematik Terpadu, Buku Guru SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.
Nasrudin, H. & A. Utiya. 2010. Improvement Thingking Skills and Scientific Attitude Using the Implementation of “Group- Investigation Cooperative Learning” Contextual Oriented at Acid, Base and Salt Topic in Junior High School. Surabaya: Universitas Surabaya.
Nasution, S. 1987. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Rasyid, H. dan Mansur. 2007. Penilaian Hasil Belajar. Bansdung: CV. Wacana Prima.
Sutama. 2007. “Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Mengembangkan Kreatifitas Mahasiswa”. Varidika. 19(1): 1-14. Jurnal. pdii.lipi. go.id/admin/jurnal/19107114.pdf.
Trianto. 2010. Model Pembelajaran Terpadu, Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta. Bumi Aksara.
Wahyuningsih, I., Sarwi, dan Sugianto. 2012. “Penerapan Model Kooperatif Group Investigation Berbasis Eksperimen Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar”. Unnes Physich Education Journal (1) 2012:

Downloads

Published

2016-06-30

How to Cite

Umamah, C. (2016). Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation (GI) dengan dan Tanpa Penggunaan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Fisika SMA Negeri 1 Galis. Wacana Didaktika, 4(1), 65–72. https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.4.1.65-72

Issue

Section

Articles