REVITALIZATION OF MADRASAH CURRICULUM IN INCREASING COMPETITIVENESS IN THE ERA OF GLOBALIZATION: Opportunities and Challenges
DOI:
https://doi.org/10.31102/alulum.12.3.2025.262-276Keywords:
Kurikulum Madrasah, Revitalisasi, Globalisasi, Daya Saing, PendidikanAbstract
Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam dituntut untuk melakukan revitalisasi kurikulum agar tetap relevan dan kompetitif dalam menjawab kebutuhan zaman. Kurikulum yang tidak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mengembangkan kompetensi global, menjadi kebutuhan mendesak dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan mampu bersaing di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan dalam proses revitalisasi kurikulum madrasah guna meningkatkan daya saing lulusan di tengah dinamika global. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur dan dokumentasi yang relevan, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kurikulum membuka peluang strategis dalam penguatan pendidikan karakter, integrasi literasi digital, dan kolaborasi multipihak. Namun demikian, sejumlah tantangan juga muncul, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan dilema antara nilai lokal dan tuntutan global (glokalisasi). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penyusunan kebijakan kurikulum yang partisipatif dan kontekstual, melibatkan seluruh pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah, pengelola madrasah, guru, hingga masyarakat. Diperlukan strategi sinergis agar revitalisasi kurikulum tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi mampu mengaktualisasikan visi pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global
Downloads
References
[2] A. Subhan, Lembaga pendidikan Islam Indonesia: abad ke-20. Kencana, 2012.
[3] N. P. Y. Parwati and I. N. B. Pramartha, “Strategi guru sejarah dalam menghadapi tantangan pendidikan indonesia di era society 5.0,” Widyadari, vol. 22, no. 1, pp. 143–158, 2021.
[4] Z. Alanshori and S. Zahidi, “PENDIDIKAN ISLAM ERA GLOBALISASI,” TALIM J. Studi Pendidik. Islam, vol. 8, no. 1, pp. 80–90, 2025.
[5] D. Rosyada, Madrasah dan profesionalisme guru dalam arus dinamika pendidikan Islam di era otonomi daerah. Kencana, 2017.
[6] M. Antoninis et al., “Global Education Monitoring Report 2023: Technology in education: A tool on whose terms?,” 2023.
[7] Y. Hildebrandt, M. Valta, and D. Beimborn, “Quantifying the digital innovation mindset: Development of a measurement instrument,” presented at the Proceedings of the 2022 Computers and People Research Conference, 2022, pp. 1–9.
[8] S. Hendrik Dewantara, Membangun masa depan pendidikan: Inovasi dan tantangan dalam sertifikasi guru di Indonesia. PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa, 2024.
[9] G. S. Counts, Dare the school build a new social order?, vol. 143. SIU Press, 1978.
[10] I. G. N. Santika, N. K. Suarni, and I. W. Lasmawan, “Analisis perubahan kurikulum ditinjau dari kurikulum sebagai suatu ide,” J. Educ. Dev., vol. 10, no. 3, pp. 694–700, 2022.
[11] Q. T. SALATIGA and L. SETIARINI, “PENDIDIKAN HUMANIS (STUDI PEMBELAJARAN PAI DI SMP ALTERNATIF”.
[12] L. Lutfiati, “Transformasi Budaya Baca di MTs Al Ihsan Tanah Grogot Melalui Gerakan Literasi: Studi Kasus dan Implikasinya,” JPG J. Pendidik. Guru, vol. 5, no. 4, pp. 663–677, 2024.
[13] M. A. Viola, F. A. Vilanti, I. A. Rahman, M. Masita, and B. Setiyadi, “Analisis Kurikulum Berbasis Masyarakat: Memanfaatkan Kurikulum Muatan Lokal Untuk Pendidikan yang Kontekstual,” J. Dimensi Pendidik. Dan Pembelajaran, vol. 12, no. 1, pp. 112–124, 2024.
[14] A. Isti’ana, “Integrasi teknologi dalam pembelajaran pendidikan Islam,” Indones. Res. J. Educ., vol. 4, no. 1, pp. 302–310, 2024.
[15] S. Suharjo and M. Jacky, “Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sebagai Penyongsong Indonesia Emas Tahun 2045,” presented at the Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS), 2023, pp. 1068–1078.
[16] S. Alaswati, S. Rahayu, and E. R. Rustiana, “Evaluasi pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 pjok,” J. Phys. Educ. Sports, vol. 5, no. 2, pp. 111–119, 2016.
[17] E. Mayasari and M. Syarif, “Pendidikan (Peningkatan Kompetensi) Guru,” J. ILMU Pendidik., vol. 3, no. 1, pp. 5–12, 2024.
[18] F. N. Iwani, A. Abubakar, and H. Ilyas, “Moralitas Digital dalam Pendidikan: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Al-Qur’an di Era Teknologi,” J. Instr. Dev. Res., vol. 4, no. 6, pp. 551–565, 2024.
[19] M. P. Mukhid, “Disain teknologi dan inovasi pembelajaran dalam budaya organisasi di lembaga pendidikan,” 2023.
[20] I. Nurmalasari and D. Z. Karimah, “Peran manajemen sdm dalam lembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidik,” Manag. Indones. J. Educ. Manag., vol. 2, no. 1, pp. 33–44, 2020.
[21] S. Hartati, “Evaluasi kinerja kepemimpinan kepala sekolah dalam nenerapkan konsep manajemen mutu, sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan,” J. Pendidik. Dan Konseling Jpdk, vol. 4, no. 6, pp. 13422–13433, 2022.
[22] E. A. Lestari and N. Nuryanti, “Pentingnya Kualitas Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Anak,” J. Pendidik. Dan Konseling JPDK, vol. 4, no. 5, pp. 3689–3694, 2022.
[23] R. Gajda, “Utilizing collaboration theory to evaluate strategic alliances,” Am. J. Eval., vol. 25, no. 1, pp. 65–77, 2004.
[24] P. Sahlberg, “The fourth way of Finland,” J. Educ. Change, vol. 12, pp. 173–185, 2011.
[25] T. Kristiyani, Self-regulated learning: Konsep, implikasi dan tantangannya bagi siswa di Indonesia. Sanata Dharma University Press, 2020.
[26] A. Rahmat, Hubungan sekolah dan masyarakat: mengelola partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu sekolah. Zahir Publishing, 2021.
[27] M. R. F. Muarif and A. Darmiyanti, “Resistensi dalam Kajian Manajemen Perubahan pada Pendidikan,” J. Pendidik. Dan Konseling JPDK, vol. 4, no. 4, pp. 5842–5847, 2022.
[28] L. S. Romlah, I. Iskandar, L. Wahid, N. Ali, and B. Rahman, “MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN ERA 5.0,” -Tajdid J. Pendidik. Dan Pemikir. Islam, vol. 8, no. 1, pp. 127–140, 2024.
[29] R. B. Anugerah, “Transformasi Madrasah dalam Menghadapi Tantangan di Era Society 5.0,” -Tarbawi J. Kaji. Kependidikan Islam, vol. 8, no. 2, pp. 153–170, 2023.
[30] H. Kusmawati, “Glokalisasi Pendidikan Akhlak Untuk Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Radisi, vol. 1, no. 2, pp. 69–76, 2021.
[31] E. Widiyanto and A. Pahrudin, “TANTANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAMMENGHADAPI ERA GLOBAL,” J. Inov. Dan Manaj. Bisnis, vol. 7, no. 1, 2025.
[32] M. Sulaiman, “Integrasi Agama Islam dan Ilmu Sains dalam Pembelajaran,” Pancawahana J. Studi Islam, vol. 15, no. 1, pp. 96–110, 2020.
[33] W. Ningsih and Z. Zalisman, Pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) dalam konteks global. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2024.
[34] J. S. Akbar et al., Model & metode pembelajaran inovatif: Teori dan panduan praktis. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.
[35] N. Nasarudin et al., Pembelajaran dan Pengajaran. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2025.
[36] I. A. LESTARI, “IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEAM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, AND MATHEMATIC) BERBASIS LIFE SKILLS DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI MI MODERN SATU ATAP AL AZHARY KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS”.
[37] S. F. Azzahra and Y. Rahyasih, “Strategi Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia melalui Program Literasi Digital di Sekolah,” Pendek. J. Pendidik. Berkarakter, vol. 7, no. 2, pp. 64–70, 2024.
[38] N. Fa’iziyah, “Penggunaan Learning Management System (LMS) Moodle dalam Pembelajaran PAI di SMA Labschool Cirendeu,” 2023.
[39] R. Rizal, E. Surahman, and H. Y. Suhendi, “Pelatihan Media Dan Alat Evaluasi Pembelajaran Digital Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Mempersiapkan Kurikulum Merdeka,” JMM J. Masy. Mandiri, vol. 7, no. 5, pp. 4616–4627, 2023.
[40] R. Z. Khumairo et al., “Pengembangan Prestasi Peserta Didik Melalui Kolaborasi antara Sekolah, Alumni, dan Course Cambridge.,” Proc. Ser. Educ. Stud., 2025.
[41] B. Arifin and A. Mu’id, “Pengembangan kurikulum berbasis keterampilan dalam menghadapi tuntutan kompetensi abad 21,” DAARUS TSAQOFAH J. Pendidik. Pascasarj. Univ. Qomaruddin, vol. 1, no. 2, pp. 118–128, 2024.
[42] T. M. K. A. Kurikulum, “Kriteria Evaluasi Kurikulum (Kualitatif)”.
[43] H. Puspitasari, “Standar proses pembelajaran sebagai sistem penjaminan mutu internal di sekolah,” Muslim Herit., vol. 2, no. 2, pp. 339–368, 2017.
[44] M. Thahir, Manajemen mutu sekolah. Indonesia Emas Group, 2023.
