EFFORTS TO PREVENT MENTAL BLOCK AND INNER CHILD IN THE FAMILY WITH A MUB APPROACH IS THE CONCEPT OF ISLAMIC THOUGHT

Authors

  • Ainul Yakin Universitas Nurul Jadid Paiton
  • Luluil Maqnun Universitas Nurul Jadid Paiton

DOI:

https://doi.org/10.31102/alulum.12.2.2025.161-172

Keywords:

Mental block, Innerchild, Mublah and the concept of islamic thought

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengeksplorasi konsep mubadalah dalam mencegah mental block dan innerchild dalam konteks keluarga. Mental block adalah keadaan dimana seseorang mengalami kebuntuan dalam berfikir maupun beraktifitas. Sedangkan innerchild adalah luka batin yang terjadi pada masa lalu sehingga menimbulkan perasaan tidak percaya diri. Mental block dan innerchild maka perlu bagi sebuah keluarga untuk membangun kesalingan untuk mengkokohkan bahtera rumah tangga. Karena keluarga adalah sarana wadah perkembangan bagi anggota keluarga. Keluarga dengan konsep mubadalah akan menerapkan kesalingan, kesetaraan dan menolak hegemoni. Konsep mubadalah menawarkan prinsip kesetaraan dan kesalingan dalam hubungan suami istri untuk membangun bahtera rumah tangga yang bernilai. Melalui konsep mubadalah akan membawa rumah tangga lebih konstruktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga seperti pola pengasuhan, komunikasi, kasih sayang, merupakan factor penting untuk dilakukan. Implikasi penelitian ini adalah bagaimana keluarga teredukasi menjadi wadah positif untuk tumbuh kembang anak agar menjadi tunas bangsa yang memiliki nilai serta terbebas dari mental block dan innerchild. Strategi untuk mencegah mental block dan innerchild dalam keluarga diperlukan adanya kesaling dalam kehidupan rumah tangga. Seperti saling mengerti, saling bertukar pendapat, saling menghormati. Dampak negative dari pada mental block dan innerchild akan hilang dengan meng aplikasikan konsep mubadalah/kesalingan dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] N. K. Astuti and Taufiqqurachman, “Analisis Korban Kekerasan Terhadap Anak Selama Pandemi Rumah Faye Kota Batam,” JISIP (Jurnal Ilmu Sos. dan Pendidikan), vol. 7, no. 1, pp. 304–308, 2023, doi: 10.58258/jisip.v7i1.4234.
[2] A. S. Malisi, “Pernikahan Dalam Islam,” SEIKAT J. Ilmu Sos. Polit. dan Huk., vol. 1, no. 1, pp. 22–28, 2022, doi: 10.55681/seikat.v1i1.97.
[3] D. P. Sari, W. Astuti, and N. Dzulfikry, “Indikator dan Tingkat Keluarga Sejahtera menurut Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas,” Ekodestinasi, vol. 1, no. 1, pp. 47–54, 2023, doi: 10.59996/ekodestinasi.v1i1.38.
[4] K. D. Dhiu, Y. M. Fono, T. Ngao, and F. Rita, “Optimasi Pola Pengasuhan Orang Tua: Fondasi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 6, pp. 7204–7213, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i6.5673.
[5] M. A. Adib and N. Mujahidah, “Konsep Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Formulasinya Dalam Pola Pengasuhan Anak,” FOKUS J. Kaji. Keislam. dan Kemasyarakatan, vol. 6, no. 2, p. 171, 2021, doi: 10.29240/jf.v6i2.3412.
[6] E. M. P. Dewi et al., “Mengenali Inner Child untuk Berdamai dengan Luka Masa Kecil,” Madaniya, vol. 4, no. 2, p. 640, 2023.
[7] W. Werdiningsih, “Penerapan Konsep Mubadalah Dalam Pola Pengasuhan Anak,” IJouGS Indones. J. Gend. Stud., vol. 1, no. 1, pp. 1–16, 2020, doi: 10.21154/ijougs.v1i1.2062.
[8] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2016.
[9] D. Assyakurrohim, D. Ikhram, R. A. Sirodj, and M. W. Afgani, “Case Study Method in Qualitative Research,” J. Pendidik. Sains dan Komput., vol. 3, no. 01, pp. 1–9, 2022.
[10] A. Istiqomah, “Analisis Perilaku Mental Block Siswa Di SMKN 2 Kota Madiun,” Semin. Nas. Sos. Sains, Pendidikan, Hum., vol. 2, no. 1, pp. 173–178, 2023.
[11] A. C. McWhirter, L. L. McIntyre, D. B. Kosty, and E. Stormshak, “Parenting Styles, Family Characteristics, and Teacher-Reported Behavioral Outcomes in Kindergarten,” J. Child Fam. Stud., vol. 32, no. 3, pp. 678–690, 2023, doi: 10.1007/s10826-023-02551-x.
[12] K. Dianovinina, E. R. Surjaningrum, and P. Y. Wulandari, “Kejadian hidup yang menekan bagi remaja yang memiliki gejala depresi pasca perceraian orang tua,” J. Psikol. Ulayat, vol. 10, pp. 151–166, 2023, doi: 10.24854/jpu581.
[13] Margie Gladies Sopacua, “Kekerasan Fisik Terhadap Anak Pasca Pandemik Covid 19,” Sawerigading Law J., vol. 2, no. 1, pp. 22–35, 2023, doi: 10.62084/slj.v2i1.328.
[14] A. Asmah, S. Sulaiman, and N. Noorhapizah, “Adversity Quotient sebagai Perantara Pengaruh Persepsi dan Kecerdasan Mengelola Emosi terhadap Kekerasan Verbal pada Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, pp. 225–239, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3744.
[15] K. Annuar and N. Sa’adah, “Pentingnya Komunikasi Keluarga Terhadap Perkembangan Remaja Dan Faktor Yang Menyebabkan Kurang Efektifnya Komunikasi Dalam Keluarga,” Cons-Iedu, vol. 3, no. 1, pp. 20–26, 2023, doi: 10.51192/cons.v3i1.182.
[16] R. S. Mohamad Permana and N. Suzan, “Peran Komunikasi dalam Konteks Hubungan Keluarga,” J. Kaji. Budaya dan Hum., vol. 5, no. 1, pp. 43–49, 2023, doi: 10.61296/jkbh.v5i1.93.
[17] T. Pertamawati, M. Marhumah, K. Munasti, U. Hasanah, I. S. Anggita, and L. I. Sa’diyah, “Analisis Pendidikan Moral Anak Usia Dini dalam Keluarga Jawa,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 5, pp. 6107–6114, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i5.3682.
[18] I. K. A. J. Artha and A. D. Cahyani, “Aplikasi Parents and Kids Berbasis Android untuk Meningkatkan Keterampilan Pola Pengasuhan Positif Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, pp. 1001–1016, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.3903.
[19] E. Fitriahadi and Luluk Rosida, “Kekerasan Verbal Ibu Mempengaruhi Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak,” KOSALA J. Ilmu Kesehat., vol. 11, no. 2, pp. 121–130, 2023, doi: 10.37831/kjik.v11i2.294.
[20] J. Alfin, Halaqoh Nasional dan Seminar Internasional Pendidikan Islam, no. August 2015. 2014.
[21] S. A. Parinduri and R. Fadilah, “Analisis Pola Asuh Ayah Tunggal terhadap Kelekatan Anak,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, pp. 887–894, 2023, doi: 10.31004/obsesi.v7i1.4040.
[22] F. Hilal, “Harmonisasi Keluarga Dan Adopsi Nilai Moderasi Beragama Dalam Upaya Pencegahan Keluarga Non-Harmoni,” J. Al-Qadau Peradil. dan Huk. Kel. Islam, vol. 10, no. 1, pp. 55–67, 2023, doi: 10.24252/al-qadau.v10i1.38122.

Downloads

Published

2025-05-06

How to Cite

[1]
A. Yakin and L. Maqnun, “EFFORTS TO PREVENT MENTAL BLOCK AND INNER CHILD IN THE FAMILY WITH A MUB APPROACH IS THE CONCEPT OF ISLAMIC THOUGHT”, alulum, vol. 12, no. 2, pp. 161–172, May 2025.