KONSTRUKTIVISME PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENUNJANG PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TENTANG AJARAN AGAMA ISLAM
Keywords:
Analisis Konstruktivisme, Media Sosial, Ajaran Agama IslamAbstract
Penelitian ini menganalisis penggunaan media sosial dalam menunjang pemahaman peserta didik tentang ajaran agama Islam di Madrasah Tsanawiyah Zainul Hasan Genggong melalui pendekatan teori konstruktivisme. Fokus utama penelitian adalah bagaimana media sosial, sebagai alat pembelajaran interaktif, dapat memperkaya pengalaman belajar siswa melalui proses asimilasi dan akomodasi. Asimilasi terjadi ketika siswa mengintegrasikan informasi baru dari media sosial ke dalam pengetahuan yang sudah ada, sementara akomodasi melibatkan penyesuaian struktur kognitif mereka untuk memahami konsep atau perspektif baru yang ditemukan melalui media sosial. Melalui wawancara dan observasi, ditemukan bahwa guru di MTS Zainul Hasan Genggong secara aktif menggunakan media sosial untuk menyajikan materi ajaran agama Islam dalam bentuk video, kuis interaktif, dan diskusi online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan keterampilan berpikir kritis siswa terhadap ajaran agama Islam. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kompetensi digital bagi guru, peningkatan keterampilan digital siswa, serta integrasi teknologi dalam kurikulum institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan berbasis teknologi. Dengan demikian, media sosial dapat berperan sebagai alat efektif dalam memperkaya pengalaman belajar siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia digital yang terus berkembang. Penelitian ini memiliki implikasi yang sangat luas, baik dalam konteks pendidikan agama Islam, pengembangan teknologi pendidikan, maupun kebijakan pendidikan secara umum.
Downloads
References
[2] N. H. Ummah, “Pemanfaatan Sosial Media Dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah Di Era Digital,” Manaj. Dakwah, vol. X, 2022.
[3] H. Baharun, “Pengembangan Media Pembelajaran Pai Berbasis Lingkungan Melalui Model Assure,” J. Kependidikan Dan Kemasyarakatan, vol. 14, 2016.
[4] A. Mundiri, Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam; Konsepsi, Konvergensi, dan Implementasi. Probolinggo: Pustaka Nurja, 2018.
[5] Z. Alamin and R. Missouri, “Penggunaan Media Sosial Sebagai Sarana Pendukung Pembelajaran Agama Islam Di Era Digital,” Tajdid (Jurnal Pemikir. Islam Dan Kemanusiaan), vol. 7, 2023.
[6] M. Darwis, “Revitalisasi Peran Pesantren Di Era 4.0,” Dakwatuna J. Dakwah Dan Komun. Islam, vol. 6, 2020.
[7] E. Suryana, “Teori Konstruktivistik dan Implikasinya dalam Pembelajaran,” JIIP (Jurnal Ilm. Ilmu Pendidikan), vol. 5, 2022.
[8] M. A. Nasir, “Teori Konstruktivisme Piaget : Implementasi dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis,” JSG J. Sang Guru, vol. 1, 2022.
[9] W. Fatimatuzzahro, “The Role of Social Media in Islamic Religious Education in the Era of Society 5.0,” 2023.
[10] M. R. Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” Humanika, vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.38075.
[11] S. Muhammad Jadid Khadavi, Akhmad Syahri, Nuryami, “REVITALISASI NILAI RELIGIUSITAS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DI STAI MUHAMMADIYAH PROBOLINGGO,” vol. 11, no. 2, pp. 345–346, 2024, [Online]. Available: https://journal.uim.ac.id/index.php/alulum/article/view/2471/1325.
[12] P. Rianto, Modul Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Penerbit Komunikasi UII, 2020.
[13] T. A. Maghfira and A. B. Mahadian, “Interaksi Simbolik Pengajar Dan Siswa Di Komunitas Matahari Kecil,” J. Komun. Glob., vol. 7, 2018.
[14] N. W. Iip Saripah, Nike Kamarubiani, “Peningkatkan Hasil Belajar Keaksaraan Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Transliterasi,” J. Akrab Kemendikbud, vol. 1, no. 1, pp. 46–56, 2022, [Online]. Available: file:///C:/Users/Dr. Supandi/Downloads/111-Article Text-140-1-10-20190401.pdf.
[15] B. S. Olusegun, “Constructivism Learning Theory: A Paradigm for Teaching and Learning,” IOSR J. Res. Method Educ., vol. 5, 2015.
[16] S. Singh and S. Yaduvanshi, “Constructivism in Science Classroom: Why and How,” Int. J. Sci. Res. Publ., vol. 5, 2015.
[17] U. Manshur, “Media Audio Visual Dalam Pembelajaran PAI,” J. Al-Murabbi, vol. 5, 2019.
[18] N. Sugrah, “Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme Dalam Pembelajaran Sains,” Humanika, vol. 19, 2019.
[19] Hanbury, Constructivism: So What? In J Wakefield and L. Velardi (Eds), Celeberating Mathematics Learning. Melbourne: The Mathematical Association Victoria, 1996.
[20] R. J. Amineh and H. D. Asl, “Review of Constructivism and Social Constructivism,” J. Soc. Sci. Lit. Lang., vol. 1, 2015.
[21] M. Mahbubi, “Problems of Learning Activities in Modern Education,” Interdiscip. Soc. Stud., vol. 1, 2021.
[22] A. N. Rangkuti, “Konstruktivisme Dan Pembelajaran Matematika,” J. Darul ‘Ilmi, vol. 2, 2014.










_.png)

