KOMUNITAS PECINTA SHOLAWAT SEBAGAI TREN MUSLIM MILENIAL

(Studi Manajemen Organisasi pada Syubban Lovers Koorda Pamekasan di Kabupaten Pamekasan)

Authors

  • Muhammad Nurul Yaqin IDIA Al-Amien Parenduan Sumenep

DOI:

https://doi.org/10.31102/alulum.9.1.2022.24-32

Keywords:

Millennial, Syubbanul Muslimin, Syubban Lovers, Manajemen

Abstract

Syubbanul Muslimin merupakan majelis ta’lim dan sholawat yang lahir di PP Nurul Qadim, Kraksaan, Probolinggo dan mendapat sambutan hangat dari para millennial berkat kepiawaiannya dalam memadukan kesakralan nilai keislaman dengan modernitas yang kekinian. Kecintaan kepada majelis ini melahirkan komunitas pecinta yang dikenal dengan Syubban Lovers tersebar  hampir di 210 Kabupaten/kota di seluruh wilayah nusantara termasuk di Pamekasan sebagai salah satu komunitas yang tertua. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan manajemen   organisasi   pada   Syubban   Lovers   Pamekasan   dengan   desain penelitian studi kasus dengan metode pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan  arsip.  Adapun  hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  Syubban Lovers Daerah (Pamekasan) merupakan hierarki organisasi dibawah naungan Syubban Lovers Nusantara dengan tetap dibawah payung Syubbanul Muslimin yang dimaksudkan untuk memudahkan kontrol dan memelihara visi-misi majelis. Syubbanul Muslimin merupakan organisasi non-profit namun untuk kegiatan dakwah tetap megupayakan usaha penjualan produk brand majelis dan media sosial. Syubban Lovers Pamekasan bersinergi dengan arah dan gerakan dakwah majelis Syubbanul Muslimin dengan mempererat solidaritas pengurus internal beserta anggota dengan kegiatan rutin bulanan dan terlibat dalam berbagai momen  kehidupan  anggota  serta  membina  hubungan  baik  dengan  Syubban Lovers daerah sekitar.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-02-25

How to Cite

[1]
M. N. Yaqin, “KOMUNITAS PECINTA SHOLAWAT SEBAGAI TREN MUSLIM MILENIAL: (Studi Manajemen Organisasi pada Syubban Lovers Koorda Pamekasan di Kabupaten Pamekasan)”, alulum, vol. 9, no. 1, pp. 24–32, Feb. 2022.