PERSEPSI MASYARAKAT KARAWANG TIMUR TENTANG NIKAH SIRI DAN DAMPAK DARI NIKAH SIRI
DOI:
https://doi.org/10.31102/alulum.9.3.2022.219-230Keywords:
Persepsi Masyarakat, Dampak Nikah Siri.Abstract
Nikah sirri merupakan fenomena yang sering kali terjadi di tengah-tengah masyarakat, hal ini terjadi dari beberapa faktor seperti tidak adanya biaya untuk melangsungkan pernikahan secara resmi, belum cukup umur dan kendala lainnya yang membuat fenomena ini menarik untuk dikaji dan diteliti lebih mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskripftif, teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara wawancara serta dokumentasi. Subjek penelitiannya dengan beberapa masyarakat di Karawang Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan masyarakat di Karawang Timur melakukan pernikahan siri karena ketatnya izin poligami, faktor usia, ada ikatan dinas/kerja/sekolah, ada pihak lain bahkan keluarga yang tidak menyetujui pernikahan tersebut, ada masalah keturunan sehingga istri tidak dapat dikarunia anak, dan dalam hal waris anak yang terlahir dari hasil pernikahan siri maupun seorang istri yang dinikahkan secara siri bakal sulit untuk meminta haknya, karena tidak memiliki bukti yang menunjukkan tentang adanya hubungan hukum antara anak tersebut dengan ayah sirinya atau juga istri dengan suaminya. Berdasarkan dari hasil penelitian tersebut, maka direkomendasikan kepada masyarakat, agar keturunan dapat tercatat di hadapan hukum pemerintah, maka sebaiknya Nikah siri itu sebaiknya dilakukan jika mendesak saja, dan secepatnya di naikkan pada KUA, sehingga kedudukan anak dari hasil pernikahan tersebut dapat dicatat oleh pemerintah.
