KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI POLA ASUH SISWA GUNA MEMILIKI PRIBADI YANG SYUMULIYAH
Abstract
Tujuan konsep pendidikan karakter sebagai pola asuh siswa guna memiliki pribadi yang syumuliyah dalam arti insan kamil yaitu insan yang bertakwa kepada Allah `swt. Konsep yang digunakan adalah konsep pendidikan karakter Lickona dan Al-Ghazali, yang keduanya memiliki arah yang saling menyempurnakan keduanya. Maksudnya Lickona menggunakan tiga teori pendidikan karakter yaitu pengetahuan moral, perasaan moral dan tindakan moral. Sehingga apa yang dilakukan siswa untuk membuat dirinya mandiri dan memiliki sikap tanggungjawab dengan apa yang dilakukan karena siswa tersebut sudah memiliki pengetahuan moral, disamping itu perasaan moral tertarik pada nilai kebaikan, dan tindakan moral dengan mengontrol diri agar bisa menyeimbangkan diri diantara dua hal diatas. Sementara al-ghazali lebih mengarah kepada pendekatan terhadap sesuatu yang ingin dicapai, seperti berperilaku kepada Allah Swt, berperilaku kepada diri sendiri, berperilaku kepada orang lain, dan berperilaku kepada lingkungan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cara meneliti bahan pustaka (library research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kasus (case approach) sementara hasil dan pembahan ini adalah metode Pelaksanaan konsep pola asuh yang ditawarkan menggunakan empat metode, metode keteladanan, metode ibrah, metode kisah atau cerita dan metode pembiasaan. Analisis dari konsep pola asuh yang ditawarkan adalah konsep pola asuh sebagaimana implikasi pola asuh Al-Ghazali. Dengan dasar dari tiga konsep pendidikan karakter Lickona, siswa dapat mempraktekkannya sesuai dengan kemampuan daya nalar siswa dalam bidang syariah dan tarikat.