Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.4.2.141-149Keywords:
Model pembelajaran inkuiri terbimbing, peningkatan, keterampilan proses sainsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh signifikansi antara model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi-experiment dengan bentuk desain eksperimen pretest-posttest kontrol group design. Populasinya adalah kelas X MA Matsaratul Huda Pamekasan dengan sampel sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak kelas. Pengambilan data menggunakan tes instrumen keterampilan proses sains. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa nilai pretest dan posttest pada kelas kontol 33,13 dan 56,06 sedangkan nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen 31,04 dan 85. Analisis data menggunakan uji t diperoleh data thitung sebesar 8,94, sedangkan ttabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 2,01 atau thitung < ttabel artinya terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Peningkatan keterampilan proses sains siswa pada kelas eksperimen memperoleh nilai <g> sebesar 0,78 atau berada pada kategori tinggi adapun pada kelas kontrol memperoleh nilai <g> sebesar 0,34 atau berada dalam kategori sedang.
Downloads
References
Dimyati, dkk. 2009. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka cipta
Haryono. 2006. Model Pembelajaran Berbasis Peningkatan Keterampilan Proses Sains. Jurnal Pendidikan Dasar 7(1). 1-13.
Hake, RR. 1998. Analizhing change/gain scores. Indiana: Indiana University.
Jauhar, M. 2011. Implementasi PAIKEM dari Behavioristik sampai Konstruktivistik. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.
Kurniawan, W. 2010. Pembelajaran Fisika dengan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Mengembangkan Keterampilan Proses Sains. JP2F volume 1 nomor 2 (2010).
Nandang. 2009. Pendidikan Sains di Sekolah dan Kebutuhan Masyarakat. [online] Diakses pada http://nandang.blogdetik.com/2009/04/08/pendidikan-sians-di-sekolah-dan-kebutuhan-masyarakat/ Rabu, 20 Maret 2015.
Sabahiyah, dkk. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep IPA siswa kelas v gugus 03 Wanasaba Lombok. e-jurnal program pasca sarjana universitas pendidikan ganesha (volume 3).
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R s D. Bandung: Alfabeta.
Supardi, Imam. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada pokok bahasan Kalor untuk melatihkan keterampilan proses Sains terhadap hasil belajar di SMAN 1 Sumenep.
Suwasono, P. 2011. Upaya meningkatkan keterampilan proses sains mahasiswa Fisika Angkatan Tahun 2010/2011 Offering M Kelas G Melalui Penerapan Pembelajaran Fisika Model Inkuiri Terbimbing. Jurnal Fisika dan Pembelajarannya. 15 (1).
Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana
