Analisis Sinyal Seismik Tremor Harmonik dan Tremor Spasmodik Gunungapi Semeru, Jawa Timur – Indonesia

  • Arin Wildani Universitas Islam Madura
  • Sukir Maryanto Universitas Brawijaya
  • Adi Susilo Universitas Brawijaya
Keywords: Gunung Semeru, tremor harmonik, tremor spasmodik, spektral frekuensi

Abstract

Tremor vulkanik merupakan salah satu aktivitas seismik yang biasa terekam di sekitar gunungapi aktif yang dapat menjadi tanda akan adanya suatu letusan. Salahsatu cara untuk mengetahui karakteristik dari aktivitas sutu gunungapi yaitu dengan analisis spektral. Penelitian ini menggunakan data aktivitas seismik gunungapi Semeru yang terekam pada tahun 2009 di tiga stasiun seismik yaitu Leker, Tretes dan Besukbang. Seleksi data dilakukan dengan memilih sinyal yang memiliki kenampakan sinyal yang bagus pada ketiga stasiun. Berdasarkan kenampakan sinyal, data hasil seleksi diklasifikasi kedalam dua kelompok yaitu tremor spasmodik dan tremor harmonik. Analisis spektral dilakukan dengan menerapkan Fast Fourier Transform pada sinyal yang terpilih. Berdasarkan hasil analisis didapatkan frekuensi tremor spasmodik G. Semeru berkisar 1,56 Hz - 1,86 Hz dan frekuensi dasar dari tremor harmonik berkisar antara 1,14 - 2,50 Hz. Kejadian tremor vulkanik di gunung Semeru diduga merupakan hasil osilasi gas didalam pipa konduit, dimana kestabilan pulsa tekanan yang terdapat didalam pipa konduit menghasilkan tremor harmonik dan jika kestabilan itu tidak dicapai maka menjadi sumber munculnya tremor spasmodik

Downloads

Download data is not yet available.

References

Julian, R. B., 1994. Volcanic tremor: Nonlinier exicitation by fluid flow,.Journal of Geophysical Research, 99(B6): 11859-11877.

Kirbani, S.B., Fadeli, A. Wahyudi, Imam, S. Ari, S. 1992. Laporan Penelitian, Studi Pendahuluan Seismisitas Gunung Semeru, Jawa Timur, FMIPA, UGM, Yogyakarta, Indonesia.

Kusumadinata, K., 1978. Data dasar gunungapi Indonesia, Direktorat Vulkanologi, Bandung.

Minakami, T. 1974. Seismology of Vulcanoes in Japan.Journal of Physical Volcanology.Development in Solid Earth geophys.

Neil, J.B., Craster,R.V.,Rust A.C. 2004. Instability in flow through elastic conduits and volcanic tremor. J. Fluid Mech. (2005), vol. 527, pp. 353–377.

Perwita C.A. 2011. Analisis Sinyal Seismik Gempa Letusan Gunung Semeru, Jawa Timur Tahun 2009. Tugas Akhir, Universitas Brawijaya, Malang.

Schlindwein, V. dan Wassermann J. 1995. Spetral Analysis of Tremor Signals at Mt. Semeru Volcano, Indonesia, Geophysical Research Letter, Vol. 22, No. 13 pp. 1685-1688.

Siswosidjojo, S., Santoso, D., Sudarsono, U. dan Surono. 1995. Laporan Final Riset Unggulan Terpadu I 1993/1994 dan 1994/1995 : Penelitian Mekanisme Letusan Gunung Semeru di Jawa Timur dan Evaluasi Daerah Bahayanya. Dewan Riset Nasional dan Proyek Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi 1995.

Yatini. 1995. Analisis Tremor Harmonik Sebelum Letusan 3 Februari 1994 Untuk Memperoleh Dimensi dan Sistem Volkanik G. Semeru. Thesis S-2 Program Studi Geofisika Terapan, Pasca Sarjana, ITB. Bandung.

Article Metrics

Abstract view : 226 times
Published
2015-12-24
How to Cite
Wildani, A., Maryanto, S., & Susilo, A. (2015). Analisis Sinyal Seismik Tremor Harmonik dan Tremor Spasmodik Gunungapi Semeru, Jawa Timur – Indonesia. Wacana Didaktika, 3(2), 140-150. https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.3.2.140-150