Kemampuan Aspek Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Implementasi Metode Bercerita
DOI:
https://doi.org/10.31102/wacanadidaktika.10.01.41-54Kata Kunci:
Metode bercerita, Perkembangan bahasa, Pendidikan Anak Usia DiniAbstrak
The application of the storytelling method in improving language skills in early childhood at RA.Asyuhada' Pamekasan, this approach begins with simple activities, where before the learning process begins the teacher tells stories according to the learning theme and provides opportunities for students to share their stories as well. The method in this study uses a qualitative approach. The research objects used were RA Assyuhada' Pamekasan teachers and students, with data collection techniques using observation data, interviews and documentation. Based on the results of observations, interviews and documentation of researchers at RA Assyuhada' Pamekasan, it was found that the teacher accustomed students to telling what they had done from waking up to going to school. However, if there are students who tell stories for too long, the class conditions are no longer conducive because students feel bored. The use of this storytelling method has advantages and disadvantages. The advantage is that children's language skills can improve by listening to motivating stories. However, the weakness is that when telling stories is too monotonous and lasts a long time, children will feel bored and lack concentration
Keywords: Story telling method, Language development, Early Childhood Education
Abstrak: Penerapan netode bercerita dalam meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak usia dini di RA.Asyuhada’ Pamekasan, pendekatan ini dimulai dengan kegiatan sederhana, dimana sebelum proses pembelajaran dimulai ustadzah menyampaikan cerita sesuai dengan tema pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada murid untuk berbagi cerita mereka juga. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitian yang digunakan adalah guru dan siswa RA Assyuhada’ Pamekasan, dengan tekniuk pengumpulan data menggunakan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi peneliti di RA Assyuhada’ Pamekasan diperoleh guru membiasakan siswa untuk menceritakan apa yang telah mereka lakukan dari bangun tidur sampai ke sekolah. Namun apabila ada siswa yang bercerita terlalu lama maka kondisi kelas tidak kondusif lagi karena siswa merasa bosan. Penggunaaan metode bercerita ini memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya adalah kemampuyan bahasa anak-anak dapat meningkat denmgan mendengarkan cerita- cerita yang memotivasi. Namun kelemahannya dalah ketika bercerita terlalu monoton dan berlangsung waktu lama, anak- anak akan merasa bosan dan kekurangan konsentrasi
Unduhan
Referensi
Aisyah Isna. (2019). Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Al-Athfal, 2(2), 62–69. https://doi.org/10.52484/AL_ATHFAL.V2I1.140
Ansorida. (2022). Improving Early Children’s Language Capabilities through Interactive Compact Disk Media. Journal of Childhood Development, 2(2), 97–111. https://doi.org/10.25217/JCD.V2I2.2741
Suhartining, P., Fauzia, W., & Tsulatsi Hajar Pendidikan Islam Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Azhar Menganti Gresik, R. (2022). Perkembangan Bahasa Aud Dan Praktek Permainan Bahasa Anak. AT-THUFULY : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 98–103. https://doi.org/10.37812/ATTHUFULY.V2I2.584
Chandrawaty, S. S. N. dan. (2018). Telaah Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini. Jawa Barat: Edu Publisher.
Chatman, S. (2022). Introduction’to Story and Discourse: Narrative Structure in Fiction and Film. Adaptations: Critical and Primary Sources.
Damayanti, L., & Sumarwoto, V. D. (2016). Pengaruh Media Cerita Bergambar terhadap Kehidupan Sosial Aanak Didik Kelompok B TK Desa Ngepeh Saradan Madiun Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 3(2), 12–23. Retrieved from http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/article/view/543
Deiniatur, M. (2017). Pembelajaran Bahasa Pada Anak Usia Dini Melalui Cerita Bergambar. Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar, 3(2), 190–203. Retrieved from https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/elementary/article/view/882
Ferdian Utama, E. P. (2020). Parental dalam Pendidikan Islam. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 7(1), 28–43. https://doi.org/10.53627/JAM.V7I1.3570
Ferdian Utama, S. (2017). Keteladanan Orang Tua dan Guru Dalam Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini (Perspektif Abdullah Nashih Ulwan Kajian Kitab Tarbiyyah Al-Aulad Fi Al-Islam). Elementary, 3(2), 107–119. https://doi.org/https://doi.org/10.32332/elementary.v3i2.833
Firmansyah, D., & Dede. (2022). Teknik Pengambilan Sampel Umum dalam Metodologi Penelitian: Literature Review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937
Hamzah B. Uno. (2010). Model Pembelajaran (Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif). Jakarta: Bumi Aksara.
Kebudayaan, K. P. dan. (2013). Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD Kurikulum 2013, Permendikbud No. 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta.
Lexy J.Moleong. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Maimunah Hasan. (2009). PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Yogyakarta: Diva Persada.
Nur Tanfidiyah, & Ferdian Utama. (2019). Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini Melalui Metode Cerita. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(3), 9–18. https://doi.org/10.14421/jga.2019.43-02
Nurjanah, A. (2022). Devlopment Developing Language Skills for 4-5 Years Old Children at RA Muslimat NU 1 Tulus Rejo Kec . Pekalongan Through the Development of Ice Cream Stick Media. Journal of Childhood Development, 2(1), 28–36. https://doi.org/https://doi.org/10.25217/jcd.v2i1.2319
Rusydi Ananda. (2019). Perencanaan Pembelajaran. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI).
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwono. (2022). Local Culture-Based Music Game Model for Early Childhood Education. Journal of Childhood Development, 2(2), 112–121. https://doi.org/10.25217/JCD.V2I2.2746
Suyadi. (2010). Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini. yogyakarta: Insan Madani.
Tulasih, S., Yussof, H. B., & Kristiawan, M. (2022). Stimulation of Language Skills for Early Childhood through the Picture Story Method. Bulletin of Early Childhood, 1(1), 42–57. https://doi.org/10.51278/BEC.V1I1.423
Utama, F. (2017). Pengenalan Aksara Melalui Media Gambar Terhadap Anak Usia Dini. Jurnal Iqra’ : Kajian Ilmu Pendidikan, 2(2), 433–457. https://doi.org/10.25217/JI.V2I2.169
Wariunsora, M. (2023). The Influence of Using Ambonese Malay Language on Learning of Indonesian Language of Students at PAUD Sinar Terang Anak Bangsa. Journal of Childhood Development, 3(1), 64–70. https://doi.org/10.25217/JCD.V3I1.3364
Zahra Lubis Hilda. (2018). METODE PENGEMBANGAN BAHASA ANAK PRA SEKOLAH. Jurnal Raudhah, 6(2), 2338–2163. https://doi.org/10.30829/RAUDHAH.V6I2.277
