PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DI PESANTREN PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.31102/alulum.9.4.2022.466-480Kata Kunci:
Problem Solving, Pesantren, Psikologi IslamAbstrak
Dalam seuah proses Pendidikan, terdapat beberapa komponen yang salaing melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya, mulai dari metode hingga persoalan SDM kelembagaan dan lainnya. Metode penerapan pembelajaran yang bisa menarik simpatik dan focus siswa dalam belajar adalah modal utama bagi keberhasilan proses pembelajaran, oleh karena itu Problem Solving adalah suatu perumpamaan metode dan pemebelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir dan memanfaatkan pemikiran/wawasan tanpa berfokus pada kualitas ide-ide mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah buku dan jurnal terkait pembelajaran Problem Solving di pesantren dan perkembangan teori-teori psikologi. Sedangkan temuan dari penelitian ini adalah siswa diharapkan lebih efektif dan efisien karena tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga aktif memecahkan masalah yang mereka diskusikan, oleh karena itu seorang guru harus efektif memotivasi siswa untuk mencoba menyuarakan ide-idenya. Peserta didik dapat memecahkan masalah secara progresif menggunakan pemebelajaran pemecahan masalah, menghasilkan hasil pemecahan masalah yang sesuai dan cepat.
