MENELISIK AUTENTISITAS SEBUAH HADIS: STUDI ATAS KAIDAH KESHAHIHAN HADIS DITILIK DARI SANAD DAN MATAN

Penulis

  • Suhaimi, Syukron Mahbub Fakultas Hukum Universitas Madura

Kata Kunci:

Hadis Sahih, Sanad, Matan.

Abstrak

Dipandang sangat urgen untuk mencari keautentikan sebuah hadis bagi para akademisi dan praktisi hukum Islam agar seyogyanya dengan mudah dapat mengidentifikasi tentang keshahihan hadis. Sehingga dapat dijadikan dasar rujukan yang objektif dalam menulis dan berhujjah bagi mereka yang concern dalam bidang hadis. Suatu hadis dapat dinyatakan sebagai hadis sahih bilamana memiliki lima kriteria, yaitu: (1) sanadnya bersambung, (2) diriwayatkan orang yang adil, (3) diriwayatkan orang yang dabit, (4) tidak ada kejanggalan pada matan hadis, dan (5) tidak adanya ‘illat. Kelima kriteria ini tercakup didalam sanad dan matan hadis yang nantinya akan dijelaskan secara terperinci. Adapun metode dalam penyusunan artikel ini dilakukan dengan cara mengkaji literatur-literatur yang berkaitan dengan kaidah kesahian hadis yang kemudian dilakukan semacam telaah baik secara objektif maupun subjektif.   

 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2021-07-25

Cara Mengutip

[1]
S. Syukron Mahbub, “MENELISIK AUTENTISITAS SEBUAH HADIS: STUDI ATAS KAIDAH KESHAHIHAN HADIS DITILIK DARI SANAD DAN MATAN”, alulum, vol. 8, no. 2, hlm. 214–224, Jul 2021.