METODE PENGAJARAN KITAB KUNING DI PONDOK PESANTREN AL-FATHIMIYAH KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG
DOI:
https://doi.org/10.31102/alulum.9.2.2022.122-136Kata Kunci:
Pesantren, Kitab Kuning, MetodeAbstrak
Pondok pesantren ialah lembaga pembelajaran non resmi Islam. Dasarnya merupakan ajaran agama Islam yang bersumber dari al- Qur’ an, hadits, serta ijtihad dan qyas. Pondok pesantren ialah lembaga pembelajaran Islam tertua yang ialah produk budaya Indonesia.Penelitian ini ditujukkan untuk mendeskripsikan tata cara pengajaran kitab kuning yang diterapkan dalam Pondok Pesantren Al- Fathimiyah Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Secara universal riset ini memakai metode lapangan, periset secara langsung terjun ke posisi riset. Secara tampaknya riset ini ialah riset kualitatif deskriftif. Metode pengumpulan informasi dengan wawancara, observasi serta dokumentasi. Sebaliknya sumber informasi nya mengambil dari pimpinan Pondok Pesantren Al- Fathimiyah serta asatidz dan para santri. Setelah itu metode analisis data yang digunakan ialah metode analisis informasi, reduksi informasi, penyajian informasi serta penarikan kesimpulan. Dari hasil observasi pengajaran kitab kuning yang diterapkan di Pondok Pesantren Al- Fathimiyah memakai tata cara pengajaran sorogan, tata cara bendongan/ weton, tata cara halaqah, tata cara hafalan dan dialog. Para santriwan serta santriwati hendak memperoleh pembelajaran yang bersumber dari literatur kitab- kitab klasik karangan ulama- ulama Islam yang sudah mafhum serta masyhur kandungan keilmuannya antara lain: Ilmu Tata Bahasa Arab (dengan kitab utama Jurumiyah, Mutamimah), Ilmu Tauhid (Tijaanuddarori, Sulamuttaufiq), Ilmu Akhlak (Akhlak Lilbanin jilid 1- 4), Fiqih (Safinah, Fiqih wadhi, Taqrib), Hadits (Hadits Arba’in). Ilmu Tasawuf (hikam).
