STUDI POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIINFLAMASI NON STEROID PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD Dr. H. SLAMET MARTODIRDJO PAMEKASAN TAHUN 2022
DOI:
https://doi.org/10.31102/attamru.2023.4.1.01-14Keywords:
Rheumatoid Arthritis, Meloksikam, Pola penggunaan OAINSAbstract
Rheuamtoid Arthritis (rematik) adalah penyakit inflamasi sistemik kronik pada sendi-sendi tubuh yang mempunyai gejala klinik berupa gangguan nyeri pada persendian yang disertai rasa kaku, merah dan pembengkakan dan berlangsung kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan OAINS pada pasien rheumatoid arthritis di poli penyakit dalam RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan rancangan analisis yang digunakan yaitu metode deskriptif. Data yang diperoleh dari penelusuran secara retrospektif. Penelitian dilakukan dengan melihat data rekam medis pasien terdiagnosis rheumatoid arthritis dengan jumlah sampel sebanyak 93 pasien dengan metode purposive sampling. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang banyak menderita rheumatoid arthritis adalah perempuan dengan jumlah 64 pasien (68,8%), usia yang terdiagnosis rheumatoid arthritis paling tinggi adalah usia 41-60 tahun dengan jumlah 55 pasien (59,2%), lamanya pasien yang terdiagnosis rheumatoid arthritis paling banyak adalah yang baru dengan jumlah 67 pasien (72,0%), skala nyeri pada rheumatoid arthritis paling banyak pada skala 3 sebanyak 45 pasien (48,4%), jenis OAINS yang paling sering digunakan yaitu meloksikam sebanyak 53 pasien (57,0%).
