Penentuan Kadar Garam Menggunakan Metode Interpolasi Spline di Madura
DOI:
https://doi.org/10.31102/zeta.2017.3.1.27-30Keywords:
Garam, Kadar garam dan Kandungan NaCl, Interpolasi SplineAbstract
Menentukan kadar garam dari hasil produksi garam adalah tujuan utama dalam menentukan Kualitas garam. Karena Garam yang berkualitas atau beryodium dapat berguna bagi manusia untuk mencegah penyakit gondok, menghindari keguguran dalam proses kehamilan, meningkatkan IQ (Intelligence Quotient), dan mencegah kekerdilan. Salah satu pulau penghasilan garam yang cukup besar di Indonesia adalah pulau Madura. Agar produksi garam yang didapat tetap berkualitas yaitu dengan menentukan kandungan NaCl garam, karna kandungan NaCl tergantung pada lokasi dimana air laut yang diambil, dan jenis dasar tambak/meja garam akan mempengaruhi kualitas garam yang dihasilkan. Dalam hal ini untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan Salah satu metode yakni dengan menggunakan metode interpolasi spline. Penelitian ini menggunakan data wawancara dari petani garam desa konang kecamatan Galis selama dua tahun (2014-2015) dari bulan Juli sampai Desember. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa didapat model kadar garam dari masing-masing interpolasi spline. Dan dapat menaksir kadar garam walaupun tidak ada di data dengan cara melihat garis pada gambar yang dihasilkan melalui program matlab.
Downloads
References
[2] Hariyanto. (2013). Implementasi Program Penyaluran Dana PNPM KP PUGAR (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat) Di Desa Asempapan Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati Tahun 2011 - 2012. In Skripsi. Semarang: Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang.
[3] Pasaribu, J. M., dan Haryani, N. S. (2012). Perbandingan Teknik Interpolasi DEM SRTM Dengan Metode Inverse Distance Weighted (IDW), Natural Neighbor dan Spline. Jurnal Penginderaan Jauh , 9 (2), 126-139.
[4]] Ratulangi, A. D. (2014). Peran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) pada Industri Garam di Indonesia. Surabaya: Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama.