Pelatihan Pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Akar Bambu
DOI:
https://doi.org/10.31102/darmabakti.2025.6.02.261-267Kata Kunci:
Akar bambu, Fermentasi, PGPRAbstrak
Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) digunakan sebagai sebagai pupuk hayati dan pengendali patogen yang merupakan usaha pada bidang bioteknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. PGPR diketahui dapat sebagai alternatif teknologi yang ramah lingkungan ketika di lapangan. Sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan pembuatan PGPR dari akar bambu mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani mitra dalam budidaya tanaman hortikultura. Karang Taruna Anugerah Maju berada di Jl Parit Haji Muksin, RT 004, RW 009, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya yang berpotensi dalam mengembangkan PGPR dari akar bambu pada tanaman hortikultura. Metode yang digunakan adalah deskriptif observasional dari kelompok tani mitra kemudian dilakukan persiapan, sosialisasi, diseminasi teknologi (simulasi), evaluasi, dan montoring. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan keterampilan dalam memanfaatkan akar bambu yang ditunjukkan dengan peningkatan 90% yang semula tidak mengetahui cara pengolahan akar bambu menjadi PGPR sekarang terampil untuk membuat biang akar bambu sebagai sumber bakteri perakaran untuk tanaman baik sebagai pupuk organik maupun pengendali hayati.
Unduhan
Referensi
Marom, N., Rizal, F., & Bintoro, M. Uji Efektivitas Saat Pemberian dan Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap Produksi dan Mutu Benih Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 2017; 1(2): 174–184. https://doi.org/10.25047/agriprima. v1i2.43.
Noor S, Nurhadi N. Manfaat, Cara Perbanyakan dan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Jurnal Agriekstensia. 2022; 21(1): 64-71.
Sulityoningtyas ME, Roviq M, Wardiyati T. Pengaruh Pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Pada Pertumbuhan Bud Chip Tebu (Saccharum Officinarum L.). Jurnal Produksi Tanaman. 2017; 5(3): 396-403.
