Pemanfaatan Lahan Kering untuk Budidaya Jahe Merah di Desa Manding Laok Guna Meningkatkan Perekonomian Petani

Penulis

  • Ika Fatmawati Universitas Wiraraja
  • Henny Diana wati Universitas Wiraraja

DOI:

https://doi.org/10.31102/darmabakti.2022.3.2.086-093

Kata Kunci:

jahe merah, lahan kering, pekarangan

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bagi anggota Kelompok Pemuda Tani Jokotole di desa Manding Laok yang memiliki potensi besar di sektor pertanian namun belum diberdayakan secara optimal karena masih terpaku pada pertanian tanaman pangan padi dan jagung serta masih banyak lahan kering yang tidak dimanfaatkan.  Jahe merah merupakan komoditas yang mempunyai prospek untuk dikembangkan di lahan kering dan pekarangan.  Pendekatan metode kegiatan ini adalah sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, demplot dan pendampingan.  Luaran kegiatan ini adalah (1) peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota terhadap pemanfaatan lahan kering dan teknologi budidaya jahe merah (2) peningkatan produk jahe merah dan pendapatan anggota.  Pelatihan pemanfaatan lahan kering dan budidaya jahe merah meningkatkan pemahaman peserta tentang pemanfaatan lahan kering sebesar 49%, meningkatkan pengetahuan peserta tentang budidaya jahe merah sebesar 34,1%, dan meningkatkan pengetahuan peserta tentang panen dan pasca panen jahe merah sebesar 22,5%.  Selain itu terdapat 22 anggota dari 35 anggota KPT Jokotole yang menanan jahe merah

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Hesti Dwi Setyaningrum, C.S., 2015. Jahe III. B. P. W, ed., Cibubur: Penebar Swadaya.

Fatmawati, Ika. 2022. Permintaan dan Penawaran Jahe di Era Pandemi. Jurnal Cemara Vol 19 Nomor 1. https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP

Diterbitkan

2022-11-30

Cara Mengutip

Fatmawati, I., & Diana wati, H. (2022). Pemanfaatan Lahan Kering untuk Budidaya Jahe Merah di Desa Manding Laok Guna Meningkatkan Perekonomian Petani. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 086–093. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2022.3.2.086-093