BPKB (Bentuk Peduli Keluarga Berencana) di Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri
DOI:
https://doi.org/10.31102/darmabakti.2021.2.2.61-68Keywords:
Bentuk, Peduli, Keluarga, BerencanaAbstract
Unmet need atau tidak mengunakan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) yang tidak menghendaki kehamilan diberbagai daerah masih cukup tinggi, termasuk di Desa Gayam Kecamatan Gurah Kediri. Unmet need sering kali terjadi ketika suami tidak setuju terhadap penggunaan alat atau cara keluarga berencana tertentu yang diakibatkan kurangnya pemahaman terhadap alat atau cara keluarga berencana, takut akan efek samping. Tujuan dari kegiatan ini memberikan edukasi tentang pengunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur (PUS) yang unmet need dan pemberdayaan kader untuk pendampingan PUS yang membutuhkan layanan kontrasepsi. Metode pengabadian yang digunakan melakukan survey atau pendataan keluarga yang unmet need dan mengali alasan tidak atau belum menggunakan kontrasepsi, diskusi kelompok terarah untuk mengali masukan pemecahan masalah, pelatihan kader tentang pendampingan PUS yang membutuhkan layanan kontrasepsi, Konseling pada PUS unmet need tentang KB( keluarga brencana), Penempelan stiker calon aseptor KB. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 22 februari 2020 bertempat di desa gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Hasil kegiatan dari survey ditemukan ada 105 PUS yang unmet need, dari kegiatan diskusi kelompok terarah dengan tokoh masyarakat dan kader menyetujui untuk kegiatan BPKB dan mengusulkan ada media untuk penyuluhan KB oleh kader dalam bentuk liflet , kegitan pelatihan kader telah terlasana, dari kegiatan konseling KB pada pus yang bersedia menjadi calon aseptor dilakukan penempelan stiker KB sebagai penada untuk kader untuk pendapingan selanjutnya pada pasangan usia subur yang membutuhkan pendampingan.
Pasangan Usia subur yang unmet need membutuhkan upaya edukasi dan juga dukungan dari masyarakat ditempat tinggalnya agar dapat memilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Kata Kunci :Bentuk, Peduli, Keluarga, Berencana
Downloads
References
BKKBN. (2017). Kebijakan progam Kependudukan, Keluarga Berencana, Dan Pembangunan Keluarga Dalam Mendukung Keluarga Sehat. Jakarta
Budiningsih, Asri C. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Fadhila W dan Elyta. (2015). Unmet Need Keluarga Berencana Pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Padang Barat Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10 (2), 151-156, Internet available from : [email protected]. Diakses pada tanggal 31 Januari 2020
Isa, M.2010. Determinan Unmet Need Keluarga Berencana Di Indonesia: analisa data Survei Demografi dan Indonesia Kesehatan Indonesia 2007: FE Universitas. Diakses pada tanggal 1 Februari 2020
Green, Lawrence W and Marsall W. Kreuter. 2000. Health promotion planning and educational and environment approach. London : Mayfield publishing company
Jane,Ogden,1996, Health Psychology A Text Book, Open University Press, Buckingham-Philadelphia
Kementrian Kesehatan RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta: Kemenkes RI. Internet availabel from :https://www.depkes.go.id. /pusdatin/ profil-kesehatan-indonesia-tahun-2016-pdf. Diakses pada tanggal 31 Januari 2020
Kusika. (2018). Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kejadian Unmet Need Keluarga Berencana Pada Pasangan Usia Subur Di Wilayah Puskesmas Biromuru Kabupaten Sugi. Vol.4. Jurnal (Online), Internet available from : http://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m. Diakses pada tanggal 31 Januari 2020
Novianto O dan Dasuki. (2018). Unmet Need KB Pada Pasangan Usia Subur Di Kecamatan Keraton Yogyakarta. Vol.34 Jurnal (Online), Internet available from : [email protected]. Diakses pada tanggal 2 Januari 2020
Satriayandari dan Yunita. (2018). Gambaran Dukungan Suami Pada Pasangan Usia Subur Dengan Kejadian Unmet Need Di Kelurahan Panembahan. Vol.3 Jurnal (Online), Internet available from : [email protected]. Diakses pada tanggal 2 Februari 2020
