Peningkatan Peran Serta Masyarakat dan Optimalisasi Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Furnitur untuk Mendukung Penerapan Ekonomi Sirkular yang Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.31102/darmabakti.2026.7.1.119-129Keywords:
Ekonomi Sirkular, Furnitur, Peran Serta Masyarakat, Pengolahan Sampah PlastikAbstract
Volume dan kompleksitas sampah yang terus meningkat menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dihadapi Desa Wringinputih. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya peran masyarakat dalam pengolahan sampah serta belum optimalnya pengolahan sampah di TPS3R. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran sosial masyarakat dan optimalisasi sampah plastik menjadi produk furnitur bernilai jual tinggi. Program dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan implementasi teknologi pengolahan sampah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dari kelompok Fatayat NU dan TPS3R Merti Bumi melalui model Participatory Rural Appraisal (PAR). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan kelompok Fatayat NU dalam melakukan pemilahan dan pengolahan sampah menjadi kompos sebesar 6,89%. Selain itu, pengetahuan dan keterampilan pengelola TPS3R dalam mengolah sampah plastik menjadi papan plastik meningkat sebesar 24,59%. Program yang dijalankan juga mendukung diversitas produk TPS-3R yang semula terbatas pada hasil pengolahan sampah organik berupa maggot dan kompos, saat ini mampu dihasilkan berbagai produk furnitur melalui teknologi pengolahan sampah plastik.
Downloads
References
Elgarahy, A. M., Priya, A. K., Mostafa, H. Y., Zaki, E. G., Elsaeed, S. M., Muruganandam, M., & Elwakeel, K. Z. (2023). Toward a circular economy: Investigating the effectiveness of different plastic waste management strategies: A comprehensive review. Journal of Environmental Chemical Engineering, 11(5), 110993. https://doi.org/10.1016/j.jece.2023.110993
Fadilah, I., A, L., Kamil, M. F. El, Shalahuddin, M., Setiawan, I., N, A., M, H., A, N., S, R., & Fikri, K. (2019). Perubahan Pola Pikir Masyarakat tentang Sampah melalui Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dan Non Organik di Dusun Pondok, Kecamatan Gedangsari, Kab. Gunungkidul. Prosiding Konferensi Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 239–242.
Hardiana, D. (2018). Perilaku Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Pantai Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Brat. Jurnal Buana, 2(2), 495. https://doi.org/10.24036/student.v2i2.98
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024). Capaian Kinerja Pengelolaan Sampah. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/
Kurnia, I. (2023). Kebijakan Pembangunan dan Pengelolaan TPS 3R di Indonesia. Kementrian PUPR, 1–27.
Parubak, Yudi. I. P. (2018). Permasalahan Lingkungan; Kebiasaan Masyarakat Dalam Membuang Sampah Sembarangan Di Toraja Utara. Prosiding Semkaristek, 1(1)., 1–5.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJPM) Desa Wringinputih 2020-2026 (2020).
Sulaeman, A., Bramasta, D., & Makhrus, M. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Jurnal Literasi Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 87–96. https://doi.org/10.61813/jlppm.v2i2.34
Vaverková, M. D. (2019). Landfill impacts on the environment— review. Geosciences (Switzerland), 9(10), 1–16. https://doi.org/10.3390/geosciences9100431























