Kegiatan Pengoptimalan Potensi Limbah Bolga (Kotoran Gajah) di Maharani Zoo & Goa dengan Konsep Tiga Pilar Untuk Mendukung Program Green Economy

  • Fikka Kartika Widyastuti Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Amir Hamzah Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Taufik Iskandar Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Rizki Alfian Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Wahyu Fikrinda Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Wakhid Wakhid Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • I Made Indra Agastya Universitas Tribhuwana Tunggadewi
  • Mohamad Nurul Universitas Tribhuwana Tunggadewi
Keywords: elephant feces, briquette, organic fertilizer, pyrolysis, green economy

Abstract

Maharani Zoo & Goa di Kabupaten Lamongan memiliki permasalahan utama yaitu pembuangan kotoran hewan gajah dan hewan lainnya dalam jumlah yang relatif besar yaitu ±30 ton per bulan. Permasalahan limbah bolga ini belum mendapatkan solusi optimal sehingga hanya ditimbun di lokasi khusus tanpa adanya pengolahan lebih lanjut. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk mengolah potensi limbah kotoran gajah atau bolga menjadi produk-produk bernilai ekonomis dengan memanfaatkan teknologi dalam rangka mendukung program green economy. Metode yang digunakan dalam pengolahan bolga adalah menggunakan proses pirolisis untuk pembuatan produk briket dan pupuk organik padat, serta proses fermentasi untuk pembuatan pupuk organik cair. Adapun hasil dari kegiatan ini antara lain produk briket, pupuk organik padat dan pupuk organik cair, kerjasama antara perguruan tinggi dengan mitra, serta dokumen SOP pengolahan bolga. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proses pengolahan bolga menjadi tiga produk tersebut telah membantu mitra mengatasi permasalahan limbah kotoran hewan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albani, F., Pikolis, MR., & Sugoro, I. (2018). Jenis Pakan Mempengaruhi Produksi Produksi Biogas dari Feses Gajah, Studi Kasus Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus Temminck, 1847) Ditaman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 8(2): 264 – 270.
Amri, F. Sayuti, A., & Darniati. (2017). Isolasi dan Identifikasi Bakteri Enterik pada Feses Gajah Sumatera (Elephas maximas sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Saree Aceh Besar. JIMVET 01(3) : 3015 – 315.
Anwar, K. 2008. Kombinasi Limbah Pertanian dan Peternakan Sebagai Alternatif Pembuatan Pupuk Organik Cair Melalui Proses Fermentasi Anaerob. Yogyakarta: UII ISBN:978-979- 3980-15-7
Association of Zoo and Aquarium. 2003. AZA Standard For Elephant Management and Care. AZA. Washington DC.
Mainkaew, A., Pattiya, A., & Jansri, S.N. (2023). Optimization of elephant dung green fuel briquette production using a low-pressure densification technique and its characterizations, and emissions. Bioresource Technology Reports, 21, 101328.https://doi.org/10.1016/j.biteb.2022.101328
Nurwati, N., Siswati, L., & Mufti, M. (2017). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Dari Kotoran Sapi di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kota Pekanbaru. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 84-89. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v1i1.424
Pemerintah Kabupaten Lamongan. (2016). Maharani Zoo & Goa. Retrieved from https://lamongankab.go.id/beranda/paciran/post/1338
Simamora, S., Salundik, Sriwahyuni dan Surajin. (2005). Membuat biogas pengganti bahan bakar minyak dan gas dari kotoran ternak. Bogor : Agromedia Pustaka.
Widiyani, T., Listyawati, S., Herawati, E., Budiharjo, A., & Astirin, O.P. (2022). Pengolahan kotoran gajah Taman Satwa Taru Jurug Surakarta menjadi pupuk organik. Prosiding PKM-CSR, 5, 1-7

Article Metrics

Abstract view : 7 times
Published
2024-04-01
How to Cite
Widyastuti, F., Hamzah, A., Iskandar, T., Alfian, R., Fikrinda, W., Wakhid, W., Agastya, I. M., & Nurul, M. (2024). Kegiatan Pengoptimalan Potensi Limbah Bolga (Kotoran Gajah) di Maharani Zoo & Goa dengan Konsep Tiga Pilar Untuk Mendukung Program Green Economy. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(01), 01-07. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2024.5.01.01-07