EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG IMUNISASI DASAR BALITA DI DESA BULMATET
DOI:
https://doi.org/10.31102/bidadari.2026.9.2.123-132Keywords:
edukasi kesehatan, door to door, leaflet, imunisasi dasar, pengetahuan orang tuaAbstract
Rendahnya cakupan imunisasi dasar lengkap masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat meningkatkan risiko terjadinya Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) pada balita. Salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya cakupan imunisasi adalah kurangnya pengetahuan orang tua mengenai manfaat dan pentingnya imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan door to door berbantuan media leaflet terhadap pengetahuan orang tua tentang imunisasi dasar balita di Desa Bulmatet. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang tua balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk Test. Hasil uji menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 37,10 sebelum intervensi menjadi 59,10 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -4,798 dengan nilai signifikansi p<0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Seluruh responden (100%) mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan edukasi kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan door to door berbantuan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai imunisasi dasar balita. Dengan demikian, metode ini dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap.
Downloads
References
[1] W. H. Organization, “Immunization coverage,” World Health Organization, Geneva, 2026.
[2] K. K. R. Indonesia, “Profil Kesehatan Indonesia 2024,” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 2025.
[3] J. Jacovetty et al., “Associations between parental vaccine hesitancy, religion-based vaccine hesitancy, and childhood full vaccination in a cross-sectional study in Aceh, Indonesia, 2023,” Vaccine, vol. 56, p. 127154, May 2025, doi: 10.1016/j.vaccine.2025.127154.
[4] N. Made Windy Dellayani and S. H. Atika Sari, “IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR ANAK BAWAH LIMA TAHUN (BALITA) DI PUSKESMAS GANJAR AGUNG IMPLEMENTATION OF HEALTH EDUCATION WITH BOOKLET MEDIA ON MOTHERS’ KNOWLEDGE ABOUT BASIC IMMUNISATION OF CHILDREN UNDER FIVE YEARS OLD (TODDLERS) AT PUSKESMAS GANJAR AGUNG,” J. Cendikia Muda, vol. 6, no. 3, 2026.
[5] E. Saptawulan, M. A. Ensia, and P. D. Widuri, “Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Metode Ceramah Kombinasi Media Leaflet dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu dan Balita Tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Kelurahan Pahandut pada Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Tahun 2024,” J. Surya Med., vol. 11, no. 2, pp. 44–52, Apr. 2025, doi: 10.33084/jsm.v11i2.9677.
[6] J. A. Bawinto, M. Y. L. Sepang, and W. Langelo, “DAMPAK EDUKASI VIDEO DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG ISPA,” Lasalle Heal. J., vol. 3, no. 2, pp. 108–114, Nov. 2024, doi: 10.52159/lhj.v3i2.115.
[7] D. N. Shikuku et al., “Door - To - door immunization strategy for improving access and utilization of immunization Services in Hard-to-Reach Areas: A case of Migori County, Kenya,” BMC Public Health, vol. 19, no. 1, Aug. 2021, doi: 10.1186/s12889-019-7415-8.
[8] D. Herdhianta, M. R. Assafa, and H. D. Saleh, “PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR,” J. Bahana Kesehat. Masy. (Bahana J. Public Heal., vol. 7, no. 1, pp. 85–90, May 2023, doi: 10.35910/jbkm.v7i1.617.
[9] I. T. Faradilla, N. Nina, and A. Novita, “PENGARUH MEDIA PROMOSI LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DASAR PADA ANAK DI POSYANDU RW 08 DESA BOJONGKULUR KABUPATEN BOGOR TAHUN 2022,” J. Kesehat. Masy., vol. 11, no. 6, pp. 567–572, Nov. 2023, doi: 10.14710/jkm.v11i6.38789.
[10] T. Cahya, K. Dewi, and I. Permatasari, “EDUKASI LEAFLET SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN PENDAHULUAN Anak adalah individu yang memiliki perubahan perkembangan dari masa bayi hingga masa remaja [ 1 ]. Anak dikatakan mengalami pertumbuhan dan perkembangan ketika dimulainya pembentukan e,” vol. 10, no. 1, pp. 112–122, 2026.
[11] S. Notoatmodjo, ILMU PERILAKU KESEHATAN. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.
[12] I. Indriani, L. N. Tambunan, W. Araya, and E. Saputra, “Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Imunisasi Rubella terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua di TK Perwanida 2 Palangka Raya,” J. Surya Med., vol. 8, no. 2, pp. 235–241, Aug. 2022, doi: 10.33084/jsm.v8i2.3899.
[13] E. W. Handayani, D. A. Perwitasari, and F. D. Purba, “Health belief model of parents’ COVID-19 vaccination intentions for children: perceived benefits and barriers in Indonesia,” Front. Public Heal., vol. 12, Jan. 2025, doi: 10.3389/fpubh.2024.1485416.











