PENGARUH ACUPPRESURE TITIK PC6 HT7 DAN MUSIC INSTRUMENTAL BALI TERHADAP INSOMNIA LANSIA DI POSYANDU LANSIA BANJAR PEGENDING DALUNG
DOI:
https://doi.org/10.31102/bidadari.2026.9.2.85-92Keywords:
Acuppresure titik PC6 HT7, Music Instrumental Bali, Insomnia, LansiaAbstract
Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun keatas dan merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Insomnia merupakan ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan tidur baik secara kualitas maupun kuantitas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasai insomnia adalah Acuppresure titik PC6, HT7 dan Music Instrumental Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Acuppresure titik PC6, HT7 dan Music Instrumental Bali terhadap Insomnia Lansia di Posyandu Lansia Banjar Pegending Dalung. Metode penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperiment Design dengan rancangan Non-equivalen Control Goup Design dan tehnik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 50 orang. membagi responden dalam kelompok absen. Absen no 1- 25 dijadikan kelompok intervensi, no 26 – 50 dijadikan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan intervensi Acuppresure PC6 HT7 dan Music Instrumental Bali, kelompok kelompok kontrol tetap diberikan perlakuan setelah penelitian.Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney Test. Penelitian sudah dilakukan Etichal Clearance (kelayakan etik) di Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Stikes Bina Usada Bali dengan nomor ijin Ethical Approval NO: No.203/EA/KEPK-BUB-2026. Hasil uji Mann Whitney Test yang didapatkan sebesar p=0,000 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi sesudah diberikan intervensi. Sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian ini Ha diterima yaitu ada Pengaruh Acuppresure titik PC6 HT7 dan Music Instrumental Bali terhadap Insomnia Lansia di Posyandu Lansia Banjar Pegending Dalung. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan lansia dapat menerapkan Acuppresure titik PC6 HT7 dan Music Instrumental Bali untuk mengatasi insomnia. Acuppresure yaitu untuk membantu pengelolaan stress dan meningkatkan relaksasi pada lansia.
Downloads
References
[1] H. Ifayanti, A. S. Almufaridin, H. Febriyanti, and M. Isnaini, “Pemberian Terapi Akupresur sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Tidur pada Wanita Menopouse di Puskesmas Wates Tahun 2025,” vol. 7, pp. 162–166, 2025.
[2] I. A. G. Nur Uyuun I. Biahimo, “Faktor Yang Mempengaruhi Gangguan Tidur (Insomnia) Pada Lansia Di Desa Kaidundu Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango,” pp. 916–924, 2022.
[3] M. Rajin et al., “Pengaruh Titik Thung Dan Nequan Terhadap Level Insomnia Pada Lansia Di Desa Peterongan Kabupaten Jombang The Influence of Thung and Nequan Points on the Level of Insomnia in the Elderly in Peterongan Village , Jombang Regency”.
[4] I. A. Y. Desy Supiantari, Anissa Ermasari, Fijri Rachmawati, “Efektivitas Terapi Akupresur Titik Pc 6 Dalam Mengatasi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Wana Kecamatan Melinting,” vol. 6, pp. 4834–4844, 2024.
[5] N. Meylana and Latar, “Efektivitas Akupresur Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Insomnia Pada Wanita Perimenopause Di Desa Pancuranmas Magelang 2016 Nathazia Meylana,” vol. 008, 2016.
[6] R. Ramadania, D. Nopriyanto, S. Ramadhani, and F. Nur, “Hubungan Kualitas Tidur Dengan Tingkat Insomnia Pada Lansia : Studi Cross-Sectional,” vol. 5, no. April, pp. 15–24, 2024.
[7] P. P. N. Ekajayanti, Ni Nyoman Pramawati, Putu Mastiningsih, “pengaruh Akupresure Terhadap Penurunan Skala Insomnia Pada Lansia Di Posyandu Lansia Banjar Puseh Desa Angantaka,” vol. VIII, pp. 18–25, 2025.
[8] M. I. A. A. Sri Nuryati , Rodiyah, “Pengaruh Terapi Musik Instrumental Terhadap Insomnia Jombang,” vol. 3, no. 2, 2017.
[9] K. D. Pitriyani, M. Ririn, and S. Wulandari, “Efektivitas Terapi Akupresure Terhadap Kualitas Tidur Pada Wanita Menopause : Tinjauan Literatur The Effectiveness of Acupressure Therapy on Sleep Quality in Menopausal Women : A Literature Review,” vol. 5, no. 1, pp. 93–102, 2026.
[10] N. P. M. Y. U. Ni Gusti Putu Sutreptininghati, Ni Made Egar Adhiestiani, Pande Putu Indah Purnamayanthi, “Pengaruh Akupresur Ht 7 Terhadap Insomia Pada Wanita Perimenopause Di Br. Bhineka Nusa Kauh Dalung Permai Effect of HT 7 Acupressure on Insomnia in Perimenopausal Women at Br. Bhineka Nusa Kauh Dalung Permai,” vol. 8, pp. 1–8, 2024.
[11] P. M. Nancye, H. D. Tj, and T. M. Keroncong, “Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhadap Tingkat Insomnia,” no. 20, 2008.
[12] S. W. Tarigan and D. C. Lumbantungkup, “Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Insomnia pada Lansia yang di Rawat di RS Efarina Etaham Pematang Siantar,” vol. 4, no. 4, pp. 1253–1261, 2025, doi: 10.54259/sehatrakyat.v4i4.6081.
[13] N. Meylana and Latar, “Efektivitas Akupresur Dan Aromaterapi Lavender Terhadap Insomnia Pada Wanita Perimenopause Di Desa Pancuranmas MagelaNG Nathazia Meylana,” pp. 28–37, 2012.
[14] J. S. Reisani Hardi Kamagi, “Terapi Musik Pada Gangguan Tidur Insomnia,” vol. 3, pp. 797–809, 2021.
[15] A. Y. Fitriyanti, “Musik klasik sebagai terapi untuk mengatasi insomnia pada lansia,” vol. 10, no. 6, pp. 40–49, 2026.











