MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALOTUNGO KABUPATEN SOPPENG

Authors

  • Idawati Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Syahriani Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Sulaeman Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap
  • Vinny Alvionita Universitas Borneo Tarakan

DOI:

https://doi.org/10.31102/bidadari.2026.9.1.22-31

Keywords:

Gangguan, Siklus Menstruasi, Remaja

Abstract

Gangguan siklus menstruasi terdiri dari tiga macam yaitu Amenore, Polimenorhea dan Oligomenorhea.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan mesntruasi pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Salotungo, Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan jenis analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Jumlah responden sebanyak 84 responden yang diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus sampai dengan 14 September 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Salotungo Kabupaten Soppeng yaitu di MAN 1 Soppeng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pola makan dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja dengan uji statistik Chi-square diperoleh   p Value = 0,579 > nilai α = 0,05. Tidak ada hubungan konsumsi fast food dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja dengan uji statistik Chi-square diperoleh p Value = 0,188 > nilai α = 0,05. Tidak ada hubungan IMT dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja dengan uji statistik Chi-square diperoleh   p Value = 0,849 > nilai α = 0,05. Diperlukan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi dengan terus mengkaji riset ilmiah dan kejadian yang terjadi di lapangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] T. R. Fahira, “Hubungan antara Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Persiapan Berkeluarga Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Tahun 2021,” Media Gizi Kesmas, vol. 11, no. 1, pp. 182–190, 2022, doi: 10.20473/mgk.v11i1.2022.182-190.

[2] N. Primasari, F. Yulfitria, and Y. Fratidhina, “Pemberdayaan Divisi Keputrian Remaja Masjid Almasyhuda Bekasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Manajemen Menstruasi,” J. Pengabdi. Masy. Fisioter. dan Kesehat. Indones., vol. 1, no. 1, pp. 72–82, 2022, doi: 10.59946/jpmfki.2022.72.

[3] R. Widyaningrum, A. Tirtana, and A. Nurfadillah, “Hubungan Status Gizi Dengan Siklus Mentruasi Pada Siswi SMK Gagas Wanareja Cilacap,” …Jurnal Kesehat. Madani Med., vol. 12, no. 02, pp. 259–265, 2021.

[4] I. Rasjidi, Buku Ajar: Ginekologi Sistem Blok Reproduksi. Publis, EGC Medical Publisher, 2022.

[5] D. Qomarasari and A. Mufidaturrosida, “Hubungan Status Gizi, Pola Makan Dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas Viii Di Smpn 3 Cibeber,” J. Ilm. Kesehat. Ar-Rum Salatiga, vol. 6, no. 2, pp. 43–50, 2022, doi: 10.36409/jika.v6i2.150.

[6] H. S. N. Siregar, A. H. Pane, S. E. Mustika, and K. Wardhani, “Hubungan Kualitas Tidur Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Fk Uisu Tahun 2021,” J. Kedokt. STM (Sains dan Teknol. Med., vol. 5, no. 2, pp. 101–108, 2022, doi: 10.30743/stm.v5i2.319.

[7] S. Norlina, “Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Akademi Kebidanan,” J. Keperawatan Suaka Insa., vol. 7, no. 1, pp. 65–69, 2022, doi: 10.51143/jksi.v7i1.355.

[8] M. A. Ilham, N. Islamy, S. Hamidi, and R. D. P. Sari, “Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja : Literature Review,” J. Penelit. Perawat Prof., vol. 5, no. 1, pp. 185–192, 2022.

[9] N. Nurbaiti, “Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Darussalam Al-Hafidz Kota Jambi,” J. Abdimas Kesehat., vol. 1, no. 2, p. 108, 2019, doi: 10.36565/jak.v1i2.34.

[10] B. Rahma, “Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dan Stres Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Sman 12 Kota Bekasi,” J. Heal. Sains, vol. 2, no. 4, pp. 432–443, 2021, doi: 10.46799/jhs.v2i4.151.

[11] Widyawati, “Menkes: Remaja Indonesia Harus Sehat,” Biro Komunikasi dan Pelayanan

Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Accessed: Jun. 17, 2024. [Online]. Available: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20180515/4625896/menkes-remaja-indonesia-harus-sehat/

[12] R. Kasmad and Mutmainnah, “Hubungan Pola Makan Dan Status Gizi Dengan Siklus Menstruasi,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 6, no. 4, pp. 4428–4437, 2023.

[13] A. Muhayari and D. Ratnawati, “Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Anemia,” J. Ilm. Ilmu Keperawatan Indones., vol. 9, no. 1, pp. 563–570, 2019.

[14] A. Budiarti, S. Anik, and N. P. G. Wirani, “Studi Fenomenologi Penyebab Anemia Pada Remaja Di Surabaya,” J. Kesehat. Mesencephalon, vol. 6, no. 2, 2021, doi: 10.36053/mesencephalon.v6i2.246.

[15] I. Pamelia, “Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Pada Remaja Dan Dampaknya Bagi Kesehatan,” Ikesma, vol. 14, no. 2, p. 144, 2018, doi: 10.19184/ikesma.v14i2.10459.

[16] N. Yuliarfani and N. Nina, “Pengaruh Pekerjaan, Stres, Obesitas, dan Siklus Menstruasi dengan Kejadian Infertilitas pada Wanita,” JUMANTIK (Jurnal Ilm. Penelit. Kesehatan), vol. 7, no. 1, p. 21, 2022, doi: 10.30829/jumantik.v7i1.10541.

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Idawati, Syahriani, Sulaeman, & Alvionita, V. (2026). MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SALOTUNGO KABUPATEN SOPPENG . SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 9(1), 22–31. https://doi.org/10.31102/bidadari.2026.9.1.22-31

Issue

Section

Articles