Remaja Sehat tanpa Anemia: Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Siswi SMP Negeri 1 Torjun
DOI:
https://doi.org/10.31102/bidadari.2026.9.1.32-40Keywords:
Anemia, Pengetahuan, Kepatuhan, Tablet Tambah DarahAbstract
Prevalensi anemia remaja di Indonesia mencapai 32%, upaya untuk penanggulangan dan pencegahan anemia tersebut pemerintah mengeluarkan program tablet tambah darah untuk tiap minggu sekali. Pengetahuan tentang anemia dapat mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectinonal. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Torjun. Pada penelitian ini populasinya adalah seluruh siswi SMP Negeri 1 Torjun yang berjumlah 90 remaja putri. Teknik pengambilan sampel dengan Proportionate Stratified Random Sampling Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel tingkat pengetahuan tentang anemia adalah kuesioner, sedangkan untuk mengukur tingkat kepatuhan konsumsi tablet tambah darah menggunakan Morinsky Medication Adherence Scale 8 (MMAS-8). Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Diharapakan Tingkat pengetahuan tentang anemia remaja putri diperoleh sebesar dalam kategori tinggi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri sebesar dalam kategori tinggi. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah didapatkan nilai p value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang anemia berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMP Negeri 1 Torjun.
Downloads
References
[1] WHO, “Global Anaemia Estimates 2023,” Geneva, 2025. [Online]. Available: https://iris.who.int/server/api/core/bitstreams/ffbc07c6-420c-4711-8589-2a7b6f3a3da2/content
[2] WHO, Guideline On Haemoglobin Cutoffs To Define Anaemia In Individuals And Populations, Vol. 1, No. 1. 2024.
[3] P. M. F. Widiastini, L. A. Purnami, and Y. Triguno, “The Relationship Between The Level Of Knowledge Of Pregnant Women About Anemia In Pregnancy To Compliance With The Consumption Of Iron Tablet Supplements At The Penebel I Health Center In 2022,” Prima Wiyata Heal., Vol. 4, No. 2, Pp. 47–56, 2023.
[4] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Standar Produk Suplementasi Gizi,” Educ. e Soc., Vol. 1, No. 1, Pp. 1689–1699, 2016.
[5] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Program Pencegahan Program Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2018.
[6] N. N. F. Hajar Sugihantoro, Ria Ramadhani Dwi Atmaja, “Correlation Between Knowledge Level About Anemia And Iron Supplemen Consumption Adherence Among Female Students At Madrasah Aliyah Al Khoiriyah, Malang Regency,” J. Kesehat. Masy. Mulawarman.
[7] Savely Simatupang, “Efektifitas Pemberian Tablet Tambah Darah Terhadap Anemia Remaja Di Smpn 1 Parongpong,” Mahesa Malahayati Heal. Student J., Vol. 4, Pp. 1567–1576, 2024.
[8] Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, “Riskesdas,” 2018, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
[9] Y. Kurniawan, “Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Kelas XI SMA 2 Kota,” J. Keperawatan Fak. Kedokt. Univ. Brawijaya, p. 75, 2018.
[10] N. Musniati and Fitria, “Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Tentang Anemia Pada Remaja Puteri Nia Musniati, Fitria Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA,” J. Heal. Res. Sci., Vol. 2, No. 02, pp. 76–83, 2022.
[11] I. Permanasari and Y. S. Wati, “Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kadar Hemoglobin Remaja Putri di SMAN 05 Pekanbaru,” Dunia Keperawatan J. Keperawatan dan Kesehat., Vol. 8, No. July, pp. 313–319, 2020, doi: 10.20527/dk.v8i2.8149.
[12] G. A. Fauziyah, R. Pascawati, and W. Widayani, “Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Sman 5 Cimahi,” J. Penelit. Sains dan Kesehat. Avicenna, vol. 3, no. 3, pp. 301–310, 2024.
[13] Ainun Ganisia and Tasya Rara Ajeng Pramista, “Dampak Stres Terhadap Kesuburan dan Siklus Menstruasi Wanita,” Vitam. J. ilmu Kesehat. Umum, vol. 3, no. 1, pp. 253–258, 2025, doi: 10.61132/vitamin.v3i1.1048.
[14] I. R. S and R. Hipni, “Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet FE Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Karang Intan Wilayah Kerja Puskesmas Karang Intan 2 Kabupaten Banjar Tahun 2024,” J. Penelit. Multidisiplin Bangsa, vol. 1, no. 8, pp. 1255–1261, 2025.
[15] N. Runiari and N. N. Hartati, “Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Tablet Tambah darah Pada Remaja Putri,” J. Gema Keperawatan, vol. 13, no. 2, pp. 103–110, 2020, doi: 10.33992/jgk.v13i2.1321.
[16] D. S. M. P. N. Karangnongko, A. Wahyuningsih, and W. Rohmawati, “Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri,” J. Ilmu Kabidanan, vol. 2, no. 2, pp. 8–12, 2020.










