PENGARUH EFFLEURAGE MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RUANG BERSALIN RSD MANGUSADA

Authors

  • Made Yuliawati Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Bina Usada Bali
  • I Gusti Agung Manik Karuniadi Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Bina Usada Bali
  • Pande Putu Indah Purnamayanthi Program Studi Sarjana Kebidanan, STIKES Bina Usada Bali

DOI:

https://doi.org/10.31102/bidadari.2025.8.2.86-98

Keywords:

Effleurage Massage, Ibu Bersalin, Nyeri persalinan

Abstract

          Persalinan merupakan peristiwa fisiologis.Keadaan normal yang dialami selama persalinan yaitu persalinan akan dimulai saat ibu mulai merasakan mulas di perut secara teratur, durasi semakin lama dan rasa sakit meningkat. Nyeri persalinan dirasakan mulai Kala I yang bersifat visceral yang terasa pada permukaan perut sebelah bawah dan bervalidasi ke arah panggul dan lumbal bawah. Salah satu keluhan yang sering dirasakan ibu bersalin adalah nyeri saat kontraksi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan yaitu Effleurage Massage. Effleurage Massage adalah bentuk teknik pijatan dengan menggunakan telapak tangan yang memberikan tekanan lembut pada bagian atas tubuh dengan mengerakan melingkar berulang kali.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Effleurage Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di Ruang Bersalin RSD Mangusada.

         Desain penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu bersalin kala I fase aktif yang mengalami nyeri persalinan sebanyak 40 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis yang digunakan uji mann-whitney.

          Hasil analisis menggunakan uji mann-whitney didapatkan nilai p-value <0,05 maka Ha diterima artinya ada perbedaan Effleurage Massage terhadap penurunan intensitas nyeri pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil Uji statistic yang dilakukan pada kelompok kontrol dan intervensi didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 yang artinya terdapat pengaruh Effleurage Massage terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif di Ruang Bersalin RSD Mangusada. Diharapkan ibu bersalin dapat menerapkan Massage Effleurage untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. N. U. Meidayana Refisiliyani1, Deviana Soraya Riu2, “Efektivitas Metode Effleurage Massage Dibandingkan Dengan Rubbing Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Normal Kala 1 Fase Aktif,” J. Kesehat., vol. 6, no. 3, pp. 317–330, 2021, [Online]. Available: https://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/702/262
[2] T. Pa and Ndini, “Implementasi Effleurage Massage Pada Pasien Ny. P Inpartu Kala I Fase Aktif Persalinan Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Melahirkan Di Ruang an-Nissa Rsi Fatimah Cilacap. 2024.,” Heal. Hosp. Environ. Des. Manag. Maint. Healthc. premises, vol. 4, no. 1, pp. 1–23, 2024.
[3] N. M. R. S. I Gusti Ayu Trisna Ambara Dewi1, Luh Putu Widiastini, Putu Mastiningsih, “Kombinasi Effleurage Massage Dan Terapi Musik Klasik Terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Rumah Sakit Universitas Udayana,” Https://Journalpedia.Com/1/Index.Php/Jrkm, vol. 7, no. 2, pp. 28–42, 2025, [Online]. Available: https://journalpedia.com/1/index.php/jrkm/article/view/4811
[4] R. S. Sihite, “Pengaruh Effleurage Massage Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Klinik Pratama Murni Kabupaten Tapanuli Tengah 2021,” Repos. Unar, 2021, [Online]. Available: https://repository.unar.ac.id/jspui/bitstream/123456789/3009/1/Skripsai Ramadhia Susanti Sihite.pdf
[5] W. Ersila, L. D. Prafitri, and N. Zuhana, “Perbedaan Efektivitas Massage Effluerage dan Kompres Dingin Terhadap Nyeri Persalinan di Puskesmas Kabupaten Pekalongan,” J. SIKLUS, vol. 08, no. 2, pp. 107–115, 2019.
[6] S. Rejeki, Buku Ajar Manajemen Nyeri Dalam Proses Persalinan (Non Farmaka), vol. 185, no. 1. 2020.
[7] M. Magfirah and I. Idwar, “Metode Massage Effleurage Terhadap Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I,” J. Kebidanan Malahayati, vol. 6, no. 4, pp. 481–481, 2020, doi: 10.33024/jkm.v6i4.3009.
[8] E. Hernawati and H. Fitriani, “Upaya Mengurangi Intensitas Nyeri Persalinan dengan Teknik Massage Effleurage Menggunakan Minyak Aromaterapi Mawar,” Arter. J. Ilmu Kesehat., vol. 6, no. 1, pp. 17–24, 2024, doi: 10.37148/arteri.v6i1.476.
[9] R. Handayani, Winarni, and Sadiyanto, “Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Primipara di RSIA Bundav Arif Purwokerto Tahun 2011,” J. Kebidanan, vol. 5, no. 1, p. 8, 2011, [Online]. Available: http://www.ejurnal.stikeseub.ac.id/index.php/jkeb/article/view/114
[10] R. Djuaeriah, D. Susanti, R. Nuraeni, and R. Azmi, “Efektifitas Pengurangan Rasa Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Dengan Metode Massage Effleurage Dan Abdominal Lifting,” J. Kesehat. Budi Luhur J. Ilmu-Ilmu Kesehat. Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan, vol. 15, no. 2, pp. 647–652, 2022, doi: 10.62817/jkbl.v15i2.152.
[11] Y. Vebyola, “Efektifitas Massage Effleurage Terhadap PenurunanNyeri Kala 1 Pada Ibu Bersalin,” Gastron. ecuatoriana y Tur. local., p. 88, 2019.
[12] H. Herinawati, T. Hindriati, and A. Novilda, “Pengaruh Effleurage Massage terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di Praktik Mandiri Bidan Nuriman Rafida dan Praktik Mandiri Bidan Latifah Kota Jambi Tahun 2019,” J. Ilm. Univ. Batanghari Jambi, vol. 19, no. 3, p. 590, 2019, doi: 10.33087/jiubj.v19i3.764.
[13] Yanti, “Pengaruh Massage Effluerage Terhadap Tingkat Nyeri Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Lhokseumawe Tahun 2024,” Skripsi, 2024.
[14] I. N. Yudha and H. F. Kurniawati, “The Effect of Effleurage Massage on the Level of Labor Pain In Normal Laboring Women During the Active Phase I at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital of Yogyakarta,” Menara J. Heal. Sci., vol. 2, no. 1, pp. 56–67, 2023.
[15] P. Effendi, C. Oktaviyana, and D. Sartika, “Pengaruh Massage Effleurage Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif Pada Ibu Bersalin The Effect Of Effleurage Massage On Reducing Labor Pain In The First Phase Of Active Labor In Pregnant Women,” J. Heal. Technol. Med., vol. 9, no. 2, pp. 1364–1371, 2023.
[16] N. H. Bohari, H. Khatimah, S. Sumarni, E. Erniawati, and N. Ramadan, “Pengaruh massage effleurage dalam menurunkan nyeri persalinan kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Ponre,” J. Nurs. Pract. Educ., vol. 4, no. 1, pp. 96–104, 2023, doi: 10.34305/jnpe.v4i1.902.

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Yuliawati, M., Karuniadi, I. G. A. M., & Purnamayanthi, P. P. I. (2025). PENGARUH EFFLEURAGE MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RUANG BERSALIN RSD MANGUSADA. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 8(2), 86–98. https://doi.org/10.31102/bidadari.2025.8.2.86-98