“KEBIASAAN MINUM JAMU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA LARANGAN TOKOL KABUPATEN PAMEKASAN”

  • Zahroh Zahroh Universitas Wiraraja
  • Eko Mulyadi Universitas Wiraraja Sumenep
  • Aulia Aulia Universitas Wiraraja Sumenep
Keywords: Habit, Drinking herbal medicine, Breast milk production

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage in 2019 in Larangan Tokol village, wich was 43 babies (0,75%). This figure is still far from the Pamekasan Regency exclusive breastfeeding target in 2019, wich 57,3%. This is due to the community’s habit of giving additional food before the baby is 6 months old and the mother’s complaints due to low milk production. One of the postpartum mother’s efforts to increase the production of a small amount of breast milk is to consume jamu pejje because it countains lactogogue which can stimulate the hormone prolactin in the production of breast milk. The purpose of this study was to determine the habit of drinking herbal medicine to increase the production of breast milk in Larangan Tokol village, Pamekasan Regency. This research is a qualitative research with a phenomenological approach. Data were collected through interviews and observations of all postpartum mothers in Larangan Tokol village, Pamekasan Regency in November 2021 who met the inclusion and exclusion criteria. The validity of the data was validated by triangulating the data to 6 triangulated informants. The results showed that all informants drank jamu pejje to increase breast milk production during their puerperium. 6 of them drink in powder form and 4 others drink in mixed form (powder and chopped) every day for 40 days of puerperium. The conclusion of this study is that postpartum mothers in Larangan Tokol village, Pamekasan Regency have the habit of drinking herbal medicine to increase breast milk production.

Downloads

Download data is not yet available.

References

(1) Agro Media (2008). Buku Pintar Tanaman Obat. Jakarta: Agro Media Pustaka
(2) Anna Lusia Kus (2013). Pemanfaatan Obat Tradisional Meluas.
(3) Aprilia. D., Amalia. M. K., (2018). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kelancaran ASI Pada Ibu Postpartum. Stikes William Booth Surabaya.
(4) Arfiah. (2018). Pengaruh Pemenuhan Nutrisi Dan Tingkat Kecemasan Terhadap Pengeluaran Asi Pada Ibu PostPartum Primipara. Jurnal Kebidanan, 8(November), 134–137.
(5) Arifin, Z. (2019). Buku Jamu Madura, Malang
(6) Baequny, A., Supriyo, Hidayati. S. (2014). Efektivitas Minum Jamu (Ramuan Daun Katuk, Kunyit, Lempuyang, Asem Jawa) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas. Progaram Studi Kemenkes Semarang.
(7) Dosenpendidikan (2021). Manfaat ASI. Diambil kembai dari Dosenpendidikan: https://www.dosenpendidikan.co.id.
(8) Endang Purwoastuti dan Elizabeth P, (2017). Etikolegal Dalam Praktik Kebidanan, Yogyakarta: Pustaka baru Press.
(9) Faizah. W, Fakhriyah, Rusdiana (2019). Perilaku Penggunaan Obat Tradisional pada Ibu NIfas di Desa Sungai Kintano Kecamatam Martapura Timur Kabupaten Baanjar. Akademik Kebidanan Martapura, Alumni Kebidanan Martapura.
(10) Hastuti, P., & Wijayanti, I. T. (2017). Analisis Deskriptif Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Asi pada Ibu Nifas di Desa Sumber Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang. Jurnal Universitas Muhammadiyah Magelang, 223–232.
(11) Haryono, rudi dan sulis setianingsih (2014). Manfaat ASI Eksklusif untuk Buah Hati Anda. Yogyakarta: Pustaka Baru.
(12) Ikatan Dokter Anak Indonesia/IDAI (2013). Relaktasi Dan Induksi Laktasi
(13) Jamu. Wikipedia Bahasa Indonesia. Ensiklopedia Bebas. Diambil kembali 23 September 2021 dari Wikipedia di https://id.wikipedia.org/wiki/jamu.
(14) Kalsum. M, U., Watief. A, R., Sudirman. N, H., (2013). Perilaku Penggunaan Obat Obat Tradisional Pada Ibu Pasca Melahirkan di Desa Kailolo Kabupaten Maluku Tengah. Bagian Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku FKM Universitas Hasanuddin.
(15) Karima. N, Pratama. M. R, Khairinnisa, Berawi (2017). Potensi biji Fenugreek (Trigonella Foenum-Graecuml) Sebagai Terapi KomplementerDalam Meningkatakn Produksi ASI. Majurity Vol. 8 No. 1.
(16) Karinta Ariani Setia Putri (2021). 10 Cara agar Produksi ASI Lebih Banyak Secara Alami. Diambil kembali 17 September 2021 dari, https:hellosehat.com/parenting/bayi/menyusui/cara-memperbanyak-produksi-asi.
(17) Kartika, S.A. (2017). Eksistensi jamu cekok di tengah perubahan sosial studi di Kampung Dipowinatan Keluraan Keparakan Kecamatan Mergangsan Yogyakarta (Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta). Dilihat kembali dari https://core.ac.uk/download/pdf/33525726.pdf.
(18) Kementerian Kesehatan RI (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
(19) Kementerian Kesehatan RI. (2019). Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018. Dilihat kembali dari https://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/laporan-Nasional-RKD2018-Final.pdf.
(20) Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017 tentang Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia.
(21) Kumalasari, R. (2014). Pemberian jamu uyup-uyup terhadap kelancaran pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) pada ibu nifas. Jurnal Akademi Kebidanan Perwira Husada Purwokerto, 1(1), 6-12. Dilihat kembali dari https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1236.
(22) Latuharhary, F. T. U. (2014). Pengetahuan ibu hamil tentang inisiasi menyusui dini. Jurnal e-Clinic, 2(2), 1-5. Dilihat kembali dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic/article/view/5024.
(23) Maryunani, A. (2012). Inisiasi menyusui dini, ASI eksklusif dan manajemen laktasi. Jakarta: CV Trans Info Media.
(24) Mustika. D. N, Nurjnnah. S., Setiawati. Y. N., (2018). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas Tentang ASI Eksklusif.
(25) Naziroh, U. (2017). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Asi Pada Ibu Primipara. Chemosphere, 7 (1), 13–19. Dilihat Kembali dari https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.01.013.
(26) Novitasari, T., Raharjo, B. B., & Wijayanti, Y. (2019). The Analysis of Factors Affecting Exclusive Breastfeeding in Grobogan Regency. Public Health Perspective Journal, 4(3), 240–248.
(27) Nugroho, T (2011). ASI dan Tumor Payudara.
(28) Nursalam (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
(29) Paryono, Ari Kurniarum. (2014). 'Kebiasaan Konsumsi Jamu Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Pada Saat Hamil Dan Setelah Melahirkan Di Desa Kajoran Klaten Selatan'. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, Volume 3, http://jurnal No 1. Dilambil kembali dari.poltekkes solo.ac.id/index.php/Int/article/view/76/66.
(30) perBPOM 32 (2019). Tentang Persyaratan dan Keamanan Mutu Obat Tradisional.
(31) Permenkes (2010). “Persyaratan Obat Tradisional”.
(32) Pollard Maria (2016). ASI, Asuhan berbasis bukti: EGC.
(33) Prastiwi, R. S (2018). Pengobatan tradisional (jamu) dalam perawatan kesehatan ibu nifas dan menyusui di Kabupaten Tegal. Jurnal Siklus, 7(1), 263-267. Diambil Kembali dari https://www.researchgate.net/profile/Ratih_Pras- tiwi/publication/326847002_
(34) Prawirohardjo Sarwono (2016). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT. Bina Pustaka.
(35) Putri (2018). Pengaruh Pemberian Daun Bangun- Bangun (Coleus Ambonicus Lour)Terhadap Produksi ASI Di Desa Candirejo Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang tahun 2018.
(36) Rayhana, & Sufriani. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Asi Dengan Kecukupan Asi. Jurnal Keperawatan.
(37) Rey, R. (2017). Kecukupan Asi the Factors Influencing Breast Milk Production With. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, Vol 2.
(38) Rasy. V. 2013. 30 Tanaman Herbal Untuk Pengobatan Tradisional. Yogyakarta: Sakti.
(39) Rizki, N. (2013). ASI dan Panduan Menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika.
(40) Safitri, I. (2016). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Skripsi, 10.
(41) Sanima. (2017). Hubungan pola makan dengan produksi asi pada ibu menyusui di Posyandu Mawar Kelurahan Tiongmas Kecamaan Lowokwaru Kota Malang. Nursing News, 2(3), 154-163. Diambil kembali dari https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/576.
(42) Saraung, M. W., Rompas, S, Bataha, Y. B. (2017). ‘Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di Puskesmas Ranotana Weru’, e-Jurnal Keperawatan, 5(2), pp. 1–8. Diambil kembali di https://media.neliti.com/media/publication/113033-ID-analisis-faktor-faktor-yang-berhubungan.pdf.
(43) Sholeha, S. N (2019). Perawatan Payudara Terhadap Produksi ASI Ibu Nifas. Jurnal Kebidanan Vol. 6, No. 2. Diambil kembali dari https://doi.org/10.35516/oksitosin.v6i2.491.
(44) Sinagra, E. L. S. (2017). Skripsi Hubungan Keletihan Ibu PostPartum Dengan Motivasi Pemberian Asi Pada Ibu Postpartum 7-14 Hari Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim.
(45) Sinta Ayu. S (2019). Induksi Laktasi Bagi Ibu Menyusui Diambil dari https://web.akbidharapanmulya.ac.id
(46) Solehati, T & Kosasih, C. E. (2015). Konsep dan Aplikasi Relaksasi dalam Keperawatan Maternitas. Bandung: Refika Aditama.
(47) Subagya, Hamid Prasetya. (2013). Kitab Ramuan Tradisional Dan Herbal Nusantara. Jogjakarta : Laksana
(48) Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R & D Bandung : CV Alfabeta.
(49) Sujarweni, V. Wiratna (2014). SPSS untuk Penelitian. Pustaka Baru: Yogyakarta.
(50) Sulastri, W. (2016). Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Dengan Pemberian Asi Pada Masa Nifas Di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Tahun 2016. Jurnal Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 1–8.
(51) Thaliah Jihan Nabilah (2018). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Memperlancar Produksi ASI Berbasis Precede – proceed model. (skripsi). Diambil kembali dari https://repository.unair.ac.id.
(52) Tyfani, B. maria. (2017). Hubungan Perawatan Payudara terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Post Partum di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Jurnal Keperawatan, 1, 223–233.
(53) WHO. Exclusive Breastfeeding For Optimal Growth, Development And Health Of Infants. In :WHO. 2017; 1-3.
(54) Widuri, H. (2013). Cara Mengelola ASI Eksklusif Bagi Ibu Bekerja. Yogyakarta: Gosyen Publising.
(55) Wijayanti, K., Prawitasari, S., & Nisman, W. A. (2016). Pengalaman Ibu Bekerja Dalam Pemberian Asi Eksklusif Di Lingkungan Universitas Muhammadiyah Magelang. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(1), 41–49.
(56) Winata Sari. D, Ana. M (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Asupan Nutrisi Protein Dengan Produksi ASI. Jurnal Kebidanan 12(02), 129 266. Diambil kembali dari http://www.ejurnal.stikeseub.ac.id.
(57) Wulandari (2014). Asuhan Kebidanan Nifas. Jogjakarta : Mitra Cendika.
(58) Yulianti, L. (2014). Gambaran Perawatan Ibu Nifas di Wilayah Kecamatan Miri Seragen. Jurnal Keperawatan. Surakarta : UMS
(59) Yusuf, Y., F. Nisma. (2013). Analisa Pemanis Buatan (Sakarin, Siklamat dan Aspartam) Secara Kromatografi Lapis Tipis Pada Jamu Gendong Kunyit Asam di Wilayah Kelapa Dua Wetan Jakarta Timur. Lemlitbang UHAMKA. Jakarta.

Article Metrics

Abstract view : 621 times
Published
2023-03-21
How to Cite
Zahroh, Z., Mulyadi, E., & Aulia, A. (2023). “KEBIASAAN MINUM JAMU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI DESA LARANGAN TOKOL KABUPATEN PAMEKASAN”. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 6(1), 1-9. https://doi.org/10.31102/bidadari.2023.6.1.1-9
Section
Articles