Edukasi Mitigasi Bencana Kabut Asap dengan Metode Bakesah untuk Menumbuhkan Disaster Awareness Anak Usia Dini di TK Diniyatul Hidayah Sampit
DOI:
https://doi.org/10.31102/bajhrah.v2i2.3422Kata Kunci:
Edukasi mitigasi, Kabut asap, Bakesah, Kotawaringin TimurAbstrak
Bencana kabut asap merupakan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satu yang terdampak adalah TK Diniyatul Hidayah. Pada tahun 2023 setidaknya ada sepuluh anak dan dua pengajar yang mengalami gangguan kesehatan dan proses belajar mengajar pun harus dilakukan dari rumah (BDR). Edukasi mitigasi bencana belum dilakukan secara maksimal karena guru belum menemukan metode yang tepat. Padahal pendidikan mitigasi bencana penting dilakukan pada anak usia dini. Tujuan program ini adalah memberikan edukasi mitigasi bencana kabut asap kepada mitra untuk menumbuhkan disaster awareness pada anak usia dini. Program ini dilaksanakan selama empat bulan, mulai dari bulan Mei sampai Agustus tahun 2024. Program ini dilakukan dengan praktik dan demonstrasi dengan metode utama yaitu bakesah atau dalam Bahasa Dayak berarti “bercerita”. Luaran yang dihasilkan berupa laporan kemajuan, laporan akhir, buku pedoman mitra, dan akun media sosial. Setelah mengikuti program itu, mitra mengalami peningkatan pemahaman mengenai penyebab, dampak, cara mencegah, dan cara hidup sehat saat kabut asap terjadi.
Referensi
Hasbi, M., Yuliantina, I., Nurfadilah, & Nugraha, A. (2019). Pedoman Kebencanaan di Satuan PAUD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.
Hasbi, M., Yuliantina, I., Nurfadilah, & Nugraha, A. (2019). Pedoman Pendidikan Kebencanaan di Satuan PAUD. Jakarta: Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mujjiburahman, Nuraeni, & Hariawan, R. (2020). Pentingnya Pendidikan Kebencanaan Di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 317-321.
Multahada, A. (2019). Implementasi Metode Bekesah Pada Anak Melayu Sambas. Cross Border, II(1), 136-141.
Patmalasari, D. (2023). borneonews.co.id. Dipetik Oktober 2, 2023, dari https://www.borneonews.co.id/berita/315787-ispu-di-kotim-capai-845-pm10-kualitas-udara-merugikan-kesehatan-serius
Rawanggalih, K. S., Vivian, Y. I., & Pratama, Z. W. (2023). Linearitas Wujud Tradisi Lisan terhadap Lagu Bedandeng Suku Kutai. Jurnal Mebang Kajian Budaya Musik dan Pendidikan Musik, III(1), 41-50.
Sartika, F., Suci, P. R., Qamariah, N., Handayani , R., & Mulyani, E. (2024). Edukasi Upaya Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Atas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan Tengah. Majalah Cendia Mengabdi, 138-152.
Setyarum, A., Nurmalisa, D., Pramitasari, A., Dewi, D. P., Aulia, H. R., Arifianti, I., . . . Wardani, K. P. (2024). Edukasi Mitigasi Bencana Kebakaran Melalui "Beduk-Sicaka" Bagi Guru PAUD Pekalongan Selatan. Indonesian JournalOf Community Service, 1-10.
Supriyanto. (2024). Peningkatan Partisipasi Pembelajaran Murid SD Negeri 18 Indralaya Utara Menggunakan Media Digital Linktree. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 1839-1848.
Suryanti, M. S. (2022). Bencana Kabut Asap: Pandangan dan Sikap Non Govermental Organization. Frequency of International Relations (FETRIAN), 63-82.