MANAJEMEN PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) SECARA ALAMI DI INSTALASI PERIKANAN BUDIDAYA (IPB) PUNTEN, KOTA BATU, JAWA TIMUR

Penulis

  • Amedio Ferdinand Fernando Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
  • Akhmad Farid Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan

DOI:

https://doi.org/10.31102/agrosains.2024.9.1.40-51

Kata Kunci:

Pembenihan, Ikan Mas, Punten, Kualitas Air, Alami

Abstrak

Besarnya permintaan pasar terhadap ikan konsumsi membuat sebagian masyarakat pembudidaya tertarik untuk melakukan budidaya khususnya budidaya ikan konsumsi. Usaha pembenihan ikan merupakan langkah awal keberhasilan budidaya ikan, sebab untuk setiap musim tanam usaha budidaya memerlukan pasokan benih dari usaha pembenihan. Pembenihan ikan mas relatif mudah karena ikan mas dapat memijah secara alami maupun buatan. Ikan mas memiliki fekunditas atau jumlah telur yang tergolong tinggi, yaitu berkisar antara 84.000-110.000 butir per kilogram induk. Pelaksanaan teknik pembenihan ikan mas mencakup beberapa proses yaitu persiapan kolam, seleksi induk, pemasangan kakaban, pelepasan induk, pemijahan, penetasan telur, perawatan larva, pengecekan kualitas air, pendederan, pengendalian hama dan penyakit. perhitungan Fekunditas, Fertilization Rate (FR), Hatching Rate (HR), dan Survival Rate (SR). Metode pengumpulan data yang digunakan pada PKL ini adalah data primer. Data primer meliputi partisipasi aktif, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pembenihan ikan mas (Cyprinus carpio L.) di IPB Punten, Kota Batu dilakukan secara alami, induk ikan mas yang digunakan berasal dari Punten dengan menggunakan perbandingan induk jantan dan betina 1:3. Metode pemberian pakan yaitu Blind Feeding, didapatkan nilai F 40.000 butir, FR 84%, HR 84,5% dan SR 90,2%.

Diterbitkan

2024-07-30