KEBERADAAN BAKTERI TERBAWA LABA-LABA PADA TANAMAN CABAI DI LAHAN AGROEKOSISTEM KABUPATEN BANYUMAS, PROVINSI JAWA TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.31102/agrosains.2023.8.1.9-17Kata Kunci:
Oxyopes lineatipes, cabai, bakteri, pengendalian hama terpadu, banyumasAbstrak
Laba-laba merupakan musuh alami (predator) yang utama bagi hama yang menyerang tanaman pertanian. Pengetahuan tentang hubungan antara Arthropoda yang terdapat di lahan pertanian dengan bakteri terbawa hewan tersebut, masih sangat sedikit, bahkan, belum ditemukan di Indonesia. Padahal, laba-laba merupakan agen biokontrol penting di lahan pertanian. Penelitian ini mengkaji potensi keberadaan hubungan antara bakteri yang berpotensi terbawa oleh laba-laba, sebagai anggota dari Filum Arthropoda, pada tanaman cabai yang ditanam di lahan agroekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan bakteri terbawa laba-laba di Kabupaten Banyumas pada lahan penanaman cabai, sebagai bagian dari komponen agroekosistem. Penelitian ini mendapatkan satu spesies laba-laba (Oxyopes lineatipes) yang dikoleksi dari lahan penanaman cabai di 3 (tiga) Kecamatan di Kabupaten Banyumas. Dari laba-laba tersebut, ditemukan 5 (lima) isolat bakteri, baik yang diisolasi dari dalam tubuh maupun permukaan tubuh laba-laba. Hasil uji hipersensitivitas menunjukkan bahwa 2 (dua) isolate merupakan bakteri non-pathogenik, sedang 3 (tiga) lainnya memiliki potensi sebagai bakteri pathogen bagi tanaman. Namun demikian, masih diperlukan penelitian lanjutan terkait identifikasi spesies bakteri yang ditemukan.
