ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI CABAI RAWIT DI DESA TLAGAH KECAMATAN PEGANTENAN KABUPATEN PAMEKASAN
DOI:
https://doi.org/10.31102/agrosains.2022.7.2.88-94Kata Kunci:
Cabai, Kelayakan Usahatani, Pendapatan Usahatani, PegantenanAbstrak
Kecamatan Pegantenan merupakan salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Pamekasan, Madura dimana banyak petani yang membudidayakan tembakau. Akan tetapi saat ini sudah banyak petani yang beralih komoditi dengan menanam cabai rawit. Dengan adanya alih komoditi tersebut maka perlu diadakannya suatu penelitian untuk menganalisis pendapatan usahatani cabai rawit dan kelayakan usahatani tersebut sehingga keputusan petani untuk beralih komoditi adalah keputusan yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendapatan usahatani cabai rawit dan kelayakan usahatani cabai rawit di Desa Tlagah Kecamatan Pegantenan. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan (π) dan kelayakan dengan perhitungan R/C ratio dan B/C ratio. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani cabai rawit untuk satu kali musim tanam sebesar Rp 12.635.000,-. Hasil analisis R/C ratio adalah 3,35, dimana R/C>1 sehingga usahatani cabai rawit di Desa Tlagah menguntungkan. Hasil analisis B/C ratio adalah 2,35, dimana B/C>0 sehingga usahatani cabai rawit di Desa Tlagah layak dan memberikan manfaat bagi petani.
