UJI SENSITIVITAS MIKROBA TERHADAP ANTIBIOTIK DENGAN METODE SUMURAN

Authors

  • Faiq Pradila Universitas Islam Madura
  • Alief Putriana Rahman Universitas Islam Madura

DOI:

https://doi.org/10.31102/attamru.2025.6.2.55-65

Keywords:

Sensivitas Antibiotik, Difusi Sumuran, Zona Hambat, Amoxicillin, Kanamycin

Abstract

Antibiotik merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk menghambat atau membunuh pertumbuhan mikroorganisme patogen, khususnya bakteri. Penelitian ini bertujuan menguji sensitivitas mikroba terhadap antibiotik amoksisilin dan kanamisin menggunakan metode difusi sumuran. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Mikroba diinokulasikan ke dalam media nutrisi agar, lalu diberikan perlakuan amoksisilin, kanamisin, serta aquades steril sebagai kontrol. Setelah inkubasi 24 jam pada suhu 37°C, diamati dan diukur zona hambat yang terbentuk. Hasil menunjukkan bahwa kanamisin menghasilkan zona hambat terbesar (33,2 mm), diikuti amoksisilin (20,2–23,3 mm). Zona hambat pada kontrol aquades (33,7 mm) diduga akibat kontaminasi atau kesalahan teknis. Simpulan dari penelitian ini adalah kanamisin memiliki aktivitas antibakteri lebih tinggi dibandingkan amoksisilin. Metode sumuran efektif digunakan untuk uji sensitivitas antibiotik, namun kontrol eksperimen dan prosedur aseptik harus diperhatikan dengan ketat untuk menghindari hasil yang salah.

 

Downloads

Published

2025-09-09

How to Cite

Pradila, F., & Rahman, A. P. (2025). UJI SENSITIVITAS MIKROBA TERHADAP ANTIBIOTIK DENGAN METODE SUMURAN. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru (JIFA), 6(2), 55–65. https://doi.org/10.31102/attamru.2025.6.2.55-65