UJI KARAKTERISTIK SERUM DARI EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA PUTIH (PUNICA GRANATUM L) PADA KONSENTRASI 0,5%, 0,75%, DAN 1% DENGAN SISTEM NIOSOM
DOI:
https://doi.org/10.31102/attamru.2023.4.1.60-71Keywords:
Punica granatum L, Serum Antioksidan, Uji KarakteristikAbstract
Ekstrak kulit buah delima putih (Punica granatum L) mengandung Ellagic acid sebagai antioksidan. Bahan ini dibuat formulasi sediaan serum antioksidan dengan sistem niosom yang digunakan secara topikal pada kulit. Sediaan ini diharapkan dapat memberikan efek sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi kenaikan konsentrasi bahan aktif kulit Delima putih (Punica granatum L) terhadap karakteristik niosom pada serum antioksidan. Uji karakteristik niosom berbahan aktif ekstrak kulit buah delima putih (Punica granatum L) meliputi uji morfologi partikel menggunakan Scanning Electron Microscopy, distribusi ukuran partikel menggunakan Particle Size Analyzer dan uji zetapotensial menggunakan Zetasizer. Dari hasil penelitian ini didapatkan vesikel niosom berbentuk bulat (spheris), ukuran partikel (formula 1 (0,2389 µm ± 0,0177) ,formula 2 (0,3434µm ± 0,0032) dan formula 3 (0,3µm ± 0,0030)), indeks polidispersitas (formula 1 (0,537 ±0,041) ,formula 2 (0,384 ±0,00628) dan formula 3 (0,356 ± 0,008 )) dan zeta potensial (formula 1 (-36,83mV ± 0,5508) ,formula 2 (-34,00mV ±2,5) dan formula 3 (-39,8mV ±1,44). Hasil penelitian pada sediaan serum antioksidan dengan variasi konsentrasi bahan aktif, memiliki pengaruh terhadap uji karateristik niosom pada tiap formula yang meliputi morfologi partikel, ukuran partikel, indeks polidispersi, dan zeta potensial.
