UJI STABILITAS SEDIAAN SERUM ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA PUTIH (PUNICA GRANATUM L) DENGAN SISTEM PENGHANTARAN NIOSOM

Authors

  • Nabilah Hadi Universitas Muhammadiyah Malang
  • Uswatun Chasanah Universitas Muhammadiyah Malang
  • Dyah Rahmasari Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.31102/attamru.2023.4.1.15-29

Keywords:

Punica Granatum L, Sediaan Serum Antioksidan, Sistem Penghantaran Niosom, Uji Stabilitas

Abstract

Kulit buah delima putih (Punica Granatum L) senyawa polifenol ellagic acid yang berfungsi sebagai antioksidan. Ekstrak kulit buah delima digunakan sebagai bahan aktif untuk membuat sediaan serum antioksidan dengan menggunakan sistem penghantaran niosom dengan tujuan pemakaian secara topikal, sediaan ini diharapkan dapat memberikan efek antioksidan yang baik serta nyaman dan aman digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisika kimia dan stabilitas dari sediaan dengan konsentrasi bahan aktif 0,5% , 0,75% , dan 1%. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan membandingkan pengaruh kadar ekstrak kulit buah delima putih (Punica Granatum L) 0,5% , 0,75%, dan 1% terhadap karakteristik fisika kimia dan stabilitas sediaan. Hasil penelitian evaluasi kimia fisika sediaan didapati bahwa ketiga formula memiliki organoleptis yang sama yaitu warna kuning pekat tidak berbau, tekstur cair dan sedikit kental serta ketiga formula menunjukkan homogenitas yang baik. pH ketiga sediaan memasuki rentang persyaratan pH serta viskositas yang dihasilkan menunjukkan formula 3 memiliki viskositas yang lebih tinggi dibandingkan formula 1 dan formula 2. Pada uji stabilitas  freeze thaw cycling dan real time didapati bahwa terjadi penurunan pH, sehingga dapat disimpulkan bahwa sediaan tidak stabil selama penyimpanan.

Downloads

Published

2023-02-15

How to Cite

Hadi, N., Chasanah, U., & Rahmasari, D. (2023). UJI STABILITAS SEDIAAN SERUM ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA PUTIH (PUNICA GRANATUM L) DENGAN SISTEM PENGHANTARAN NIOSOM. Jurnal Ilmiah Farmasi Attamru (JIFA), 4(1), 15–29. https://doi.org/10.31102/attamru.2023.4.1.15-29