Faktor - faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Data untuk Menilai Indikator Kota Cerdas di Kota Semarang

  • Erna Kusumawati Universitas Gajah Mada
  • Achmad Djunaedi
  • Achmad Djunaedi
Keywords: kebutuhan data, ketersediaan data, Kota Semarang, smart city, indikator kota cerdas.

Abstract

Kota cerdas telah diinisiasi sejak tahun 2017. Capaian kota cerdas perlu dievaluasi dalam pelaksanaannya. Penilaian kota cerdas perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat perkembangan suatu kota dalam menerapkan konsep kota cerdas. Penilaian capaian tersebut dapat dilakukan dengan indikator kota cerdas yang telah distandarkan dengan SNI ISO 37122:2019. Indikator pada SNI tersebut berjumlah 80 indikator dengan kebutuhan data sebanyak 134 data. Penelitian ini menggunakan indikator SNI ISO 37122:2019 untuk mengetahui tingkat ketersediaan data yang dibutuhkan untuk menilai indikator kota cerdas di Kota Semarang, faktor yang mempengaruhi ketersediaan data, serta usulan strategi pengumpulan data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan data di Kota Semarang untuk mendukung penilaian indikator kota cerdas sudah cukup baik karena mencapai 54,47% dari kebutuhan data, sedangkan indikator yang dapat diukur sebanyak 43,75% dari jumlah indikator kota cerdas. Hal ini menunjukkan bahwa Kota Semarang sudah baik dalam menyediakan data untuk penilaian indikator kota cerdas, tetapi perlu menerapkan strategi yang tepat untuk memenuhi ketersediaan data untuk memenuhi syarat minimal jumlah indikator yang harus dilaporkan dalam penilaian indikator kota cerdas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. Abbasi, S. Sarker, and R. H. L. Chiang, “Big data research in information systems: Toward an inclusive research agenda,” Journal of the association for information systems, 17(2), 3, 2016.
[2] R. C. Ratriyani, “HUBUNGAN ANTARA TINGKAT MATURITAS SMART CITY DENGAN TINGKAT RESILIENSI PADA MASA PANDEMI 2019-2021,” Universitas Gadjah Mada, 2022.
[3] B. E. Bitjoli, Y. D. Y. Rindengan, and S. D. S. Karouw, “Analisa Kesiapan Kota Cerdas (Studi Kasus: Pemerintah Kota Manado),” Journal Teknik Informatika, vol. 12, no. 1, 2017.
[4] D. Aptika, Buku Panduan Penyusunan Masterplan Smart City. Jakarta: Kominfo, 2017.
[5] M. D. K. Perdani, I. Widyastuti, and D. Nupikso, “Analisis Ketersediaan Data Indikator Smart City Kabupaten Tegal,” Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, vol. 8, no. 5, p. 1049, 2021, doi: 10.25126/jtiik.2021854573.
[6] A. Hasibuan and oris krianto Sulaiman, “Smart City, Konsep Kota Cerdas Sebagai Alternatif Penyelesaian Masalah Perkotaan Kabupaten/Kota,” Buletin Utama Teknik, vol. 14, no. 2, pp. 127–135, 2019, [Online]. Available: https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/but/article/view/1097.
[7] N. O. Fajriyah, “Tahapan Kota Semarang Menuju Smart City Tahun 2013-2019,” Universitas Gadjah Mada, 2020.
[8] S. W. Mursalim, “Implementasi Kebijakan Smart City Di Kota Bandung,” Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, vol. 14, no. 1, pp. 126–138, 2017, doi: 10.31113/jia.v14i1.1.
[9] M. Herawati and A. Djunaedi, “Ketersediaan Data dalam Mendukung Smart City Readiness di Kota Surakarta,” Journal of Regional and Rural Development Planning, vol. 4, no. 1, pp. 63–73, 2020, doi: 10.29244/jp2wd.2020.4.1.63-73.
[10] V. Fernandez-Anez, “Stakeholders Approach to Smart Cities: A Survey on Smart City Definitions,” Springer International Publishing Switzerland, pp. 157–167, 2016.
[11] S. Praharaj and H. Han, “Cutting through the clutter of smart city definitions: A reading into the smart city perceptions in India,” Science Direct, 18, 1-10, 2019.
[12] M. Litzlbauer, “S Mart E Lectric M Obility –,” no. 0, pp. 1–2, 2011.
[13] F. Natsir, “Analisis Forensik Konten dan Timestamp pada Aplikasi Tiktok,” STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi), vol. 6, no. 2, pp. 203–209, Dec. 2021, doi: 10.30998/STRING.V6I2.11454.
[14] A. M. Ariyanto, “Kebutuhan Data Keruangan dalam Rangka Pembangunan Smart City,” Universitas Gadjah Mada, 2019.
[15] G. R. Fernandes, D. Wiguna, F. Natsir, Triyadi, N. Suwela, and A. Birowo, “Implementation of Face Detection to Count the Number of Mall Visitors,” 2022 IEEE 8th International Conference on Computing, Engineering and Design, ICCED 2022, pp. 0–4, 2022, doi: 10.1109/ICCED56140.2022.10010472.

Article Metrics

Abstract view : 40 times
Published
2024-04-30
How to Cite
Kusumawati, E., Djunaedi, A., & Djunaedi, A. (2024). Faktor - faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Data untuk Menilai Indikator Kota Cerdas di Kota Semarang. Jurnal Aplikasi Teknologi Informasi Dan Manajemen (JATIM), 5(1). https://doi.org/10.31102/jatim.v5i1.2495