Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan tentang ASI Eksklusif dan Dukungan Keluarga dalam Keberhasilan Menyusui sebagai Upaya Pencegahan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.31102/darmabakti.2026.7.2.313-321Keywords:
Exclusive breastfeeding, Stunting, Myths about breastfeeding, Cadres, Family supportAbstract
Pemerintah menghadapi tantangan penurunan prevalensi stunting menjadi 14% sedangkan kasus stunting masih 21,6%. Persentase pemberian ASI eksklusif di Jawa Tengah dalam 0-5 bulan pertama kehidupan bayi 25,95% dan rata-rata lama pemberian ASI tanpa makanan tambahan 4,53 bulan (target 6 bulan). Masih menjadi tantangan besar untuk meningkatkan persentase ibu yang memberikan ASI eksklusif. Pengabdian masyarakat dilakukan sebagai upaya menurunkan stunting sesuai program prioritas Kementerian Kesehatan. Kegiatan dilakukan dengan ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi cara pemberian ASI eksklusif. Jumlah peserta 25 orang, terdiri dari kader kesehatan di 15 desa se-Kecamatan Sawangan. Hasil pengetahuan dengan uji Wilcoxon terdapat perbedaan pengetahuan kader kesehatan setelah diberikan pelatihan ASI eksklusif, mitos seputar menyusui, dan pentingnya dukungan keluarga terhadap keberhasilan menyusui dengan nilai (p=0,001). Kegiatan pelatihan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan sebesar 48%. Kegiatan diharapkan diimplementasikan kepada orang tua yang memiliki bayi di seluruh desa di Kecamatan Sawangan untuk meningkatkan capaian keberhasilan menyusui sebagai upaya pencegahan stunting.
Downloads
References
Astuti, S., Judistiani, R.T.D, Rahmiati, L., Susanti, A.I, & Astikawati, R. (2015). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Bandung: Erlangga.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2024). Persentase Penduduk Berumur 0-23 Bulan (Baduta) yang pernah Diberi ASI menurut Kabupaten/Kota dan Lama Pemberian ASI (Persen), 2020-2021. https://jateng.bps.go.id/indicator/30/1483/1/persentase-penduduk-berumur-0-23-bulan-baduta-yang-pernah-diberi-asi-menurut-kabupaten-kota-dan-lama-pemberian-asi.html.
Budiarti, T. & Setyowati. (2019). The influence culture and maternal care on exclusive breastfeeding practice in post caesarean section. Enfermeria Clinica, 29(S2), 808-814. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2019.04.121.
Fajri, F., Rejeki, I.S., Harlina, H., & Hardiyanti, S. (2026). Optimalisasi Peran Kader Kesehatan melalui Pelatihan Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif untuk Mendukung ASI Eksklusif Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 4(1), 12–19. https://doi.org/10.58294/jpmgs.v4i1.353.
Idayati, I., Mariana, D., Nurdiana, N., Naja, H., & Anggerawati, K.C. (2026). Strategi pencapaian ASI eksklusif melalui pelatihan kader dalam peningkatan efikasi ibu dan pembentukan KP ASI. KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 205-214. https://doi.org/10.60004/komunita.v5i1.432.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2004). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 450/MENKES/SK/IV/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif Bagi Bayi di Indonesia. https://jdih.pom.go.id/download/rule/543/450%7CMENKES%7CSK%7CIV%7C2004/2004.
Kustriyani, M. & Mariyati, M (2020). Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui. Jurnal Peduli Masyarakat, 2(4), 273-278. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/364/246.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021#:~:text=Perpres%20ini%20mengatur%20antara%20lain,pelaporan%3B%20dan%205)%20pendanaan.
Rahmah, L. A., Devy, S. R., Nurmala, I., Mazida, Z., Darmawan, W. S., Maharsi, H. R. D., Afifah, E. D., Pattiasina, V., Hutabarat, C. E. N. B., Mukti, R. A., Aisha, G. P. C., & Khoiriyah, I. E. (2026). Penguatan kapasitas kader melalui edukasi dan praktik pijat laktasi dalam peningkatan dukungan ASI eksklusif. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(2), 625-636. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i2.25178.
Rijanto, R., Setiyani, A., Sukesi, S., Husni, E., Mairo, Q.K.N., Purwanti, P., Isfentiani, D., Pipitcahyani, T.I. & Jeniawaty, S. (2023). Pelatihan Kader dalam Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif melalui Kelompok Pendukung ASI di Wilayah Puskesmas Pacarkeling Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. International Journal of Community Sevice Learning, 7(1), 103-111. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v7i1.53121.
Santi, M.Y., Heni, P.W. & Vita, W. (2022). Hubungan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dengan Pertumbuhan Anak Usia 1-3 Tahun di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesmas Indonesia, 14(2), 197-212. https://doi.org/10.20884/1.ki.2022.14.2.4090.
Santi, M.Y., Sabar, S. & Nasyiatush, S. (2020). Dukungan Tempat Bekerja dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Bekerja. Jurnal Kesmas Indonesia, 12(1), 41-52. https://doi.org/10.20884/1.ki.2020.12.1.1447.
Santi, M.Y., Wafi, N.M., Widyastuti, Y. & Khasanah, F. (2023). Determinants of Exclusive Breastfeeding in Lactating Mothers in Yogyakarta, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(E), 96-103. https://doi.org/10.3889/oamjms.2023.11286.
Yasmine, H.A., Setyorini, D. & Yulianita, H. (2024). Peran Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 1582-1589. https://doi.org/10.31539/joting.v6i1.10190.























