Pelatihan Pembuatan Kompos Organik Padat Kulit Pisang Di Markaban Laut Desa Sungai Rengas Kalimantan Barat

Authors

  • Asri Mulya Ashari Universitas Tanjungpura
  • Purwaningsih Purwaningsih Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.31102/darmabakti.2023.4.2.147-152

Keywords:

Kulit Pisang, kompos padat, ember komposter, sungai rengas, pupuk organik

Abstract

Petani di Markaban Laut Desa Sungai Rengas umumnya Petani padi dan juga Petani sayur-sayuran. Pemakaian pupuk sintetik saja pada tanaman yang ditanam petani belum menghasilkan produksi yang maksimal, apalagi lahan di Tanggul Markaban Laut umumnya adalah tanah sulfat masam, yang mengandung pirit, dibutuhkan penambahan bahan organik berupa pupuk organik seperti kompos. Kegiatan PKM yaitu sosialisasi mengenai pentingnya pupuk organik dan bahaya jangka Panjang pupuk anorganik, serta pelatihan pembuatan kompos organic padat menggunakan embar komposter.  Limbah padat yang berasal dari limbah rumah tangga terdiri dari limbah organic dan anorganik. Pengolahan limbah organic dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Limbah organic padat yang diolah menjadi kompos organic dengan menggunakan ember komposter dapat menghasilkan kompos padat dan cair. Pengolahan limbah rumah tangga organic yang tepat dapat mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan. Pengolahan limbah organic dapat menghasilkan kompos padat dan cair dengan metode ember komposter

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akabari, W. A., Fitrianingsih, Y., & Jati, D. R. (2015). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang dan Tanaman Mucuna Bracteata Sebagai Kompos. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.26418/jtllb.v3i1.11424

Arianto, A., Purwaningsih, & Asnawati. (2015). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis Bunga Dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Mol Limbah Ikan Pada Tanah Alluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 4(2).

Elvi, S. (2014). Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan Pencemaran LIngkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(03), 162–167.

Hamdiani, S., Ismillayli, N., Kamali, S. R., & Hadi, S. (2018). Pengolahan Mandiri Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Mendukung Pertanian Organik Lahan Sempit. Jurnal Pijar MIPA, 13(2), 151–154. https://doi.org/10.29303/ jpm.3i2.462

Mabel, J. M., & Tuhuteru, S. (2020). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Kompos Pada Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var. Agregatum L.). Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 18(1), 51–59. https://doi.org/10.32528/agritrop.v18i1.3030

Nasution, F. J., Mawarni, L., & Meiriani, M. (2014). Aplikasi Pupuk Organik Padat Dan Cair Dari Kulit Pisang Kepok Untuk Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.). Agroekoteknologi, 2(3), 1029–1037.

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Sarawati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk Organik Dan Pupuk Hayati Organic Fertilizer and Biofertilizer. In R. D. M. Simanungkalit, D. A. Suriadikarta, R. Saraswati, D. Setyorini, & W. Hartatik (Eds.), Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian

Downloads

Published

2023-11-06

How to Cite

Ashari, A. M., & Purwaningsih, P. (2023). Pelatihan Pembuatan Kompos Organik Padat Kulit Pisang Di Markaban Laut Desa Sungai Rengas Kalimantan Barat. Darmabakti : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 147–152. https://doi.org/10.31102/darmabakti.2023.4.2.147-152