LITERATUR REVIEW: EFEKTIVITAS SELEDRI (Apium graveolens L.) SEBAGAI ANTIHIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.31102/attamru.2026.7.1.49-64Keywords:
Antihipertensi, Apium graveolens, hipertensi, mekanisme, reviewAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang terus meningkat secara global dan berkontribusi terhadap tingginya risiko penyakit kardiovaskular. Penggunaan obat antihipertensi sintetik sering menimbulkan efek samping, sehingga masyarakat mulai beralih pada pengobatan herbal, salah satunya seledri (Apium graveolens L.) yang diketahui memiliki senyawa bioaktif antihipertensi. Artikel ini bertujuan mengevaluasi efektivitas seledri dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Scopus menggunakan kata kunci terkait hipertensi dan seledri. Artikel yang digunakan merupakan penelitian tahun 2019–2024 dengan desain randomized controlled trial (RCT), quasi experimental, in vivo, dan in vitro. Hasil kajian menunjukkan bahwa seledri mampu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme vasodilator, diuretik, antioksidan, dan penghambatan kanal kalsium. Senyawa aktif seperti apigenin, luteolin, D-limonene, dan linalool berperan penting dalam aktivitas antihipertensi tersebut.











