HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1 – 5 TAHUN

  • Yulia Paramita Rusady Prodi DIII Kebidanan Universitas Islam Madura
  • Yayuk Eliyana Prodi DIII Kebidanan Universitas Islam Madura
Keywords: Pola pemberian makan, status gizi.

Abstract

Masalah gizi di Indonesia sudah menyebar ke berbagai pelosok di tanah air. Salah satunya adalah kasus malnutrisi yang terjadi di Pulau Madura tepatnya di Kabupaten Pamekasan. Timbulnya masalah gizi di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah pola pemberian makan. Penelitian ini ingin membuktikan apakah ada hubungan antara pola pemberian makan dengan status gizi balita di Polindes Tentenan Barat Kabupaten Pamekasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pola pemberian makan dengan status gizi balita di Polindes Tentenan Barat Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan tahun 2015.

Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 32 anak usia 1 – 5 tahun dan seluruhnya diambil sebagai sampel. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pola pemberian makan dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah status gizi balita. Data dikumpulkan menggunakan angket dan di analisa menggunakan uji statistik spearman rank dengan tingkat kesalahan α : 0,05. Setelah dianalisis maka didapatkan hasil responden yang pola pemberian makannya kurang dan status gizinya baik yakni sebesar (43,8%) dengan (ρ= 0,000).

Dapat disimpulkan ada hubungan antara pola pemberian makan dengan status gizi batita. Untuk itu peneliti harus mengkaji lebih dalam tentang variabel yang digunakan serta kekuatan dari instrument dan uji yang dipakai dan tetap memberikan arahan dan meningkatkan pemahaman ibu pentingnya mengatur pola makan yang baik dan bergizi pada usia batita.

Article Metrics

Abstract view : 26 times
Published
2017-09-28
How to Cite
Rusady, Y., & Eliyana, Y. (2017). HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1 – 5 TAHUN. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 1(2), 8-13. https://doi.org/10.31102/bidadari.2017.1.2.8-13