MENGATASI LIMBAH INDUSTRI PLASTIK MENURUT PANDANGAN ISLAM

  • Mochammad Berliano Putra Ramadhan Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
  • Mirza Ghulam Ahmad Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  • Imamul Arifin Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
Keywords: Limbah Plastik, Lingkungan, Industri

Abstract

Limbah plastik industri merupakan material buangan yang terbuat dari plastik yang berasal dari industri dan sudah tidak terpakai dan tidak bermanfaat lagi bagi manusia. Limbah plastik merupakan masalah yang tidak pernah mempunyai ujung penyelesainnya. Keberadaan limbah plastik selalu meresahkan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan solusi untuk mengatasi limbah industri dalam al-Qur’an, Hadist, dan berdasar fikih lingkungan. Serta memahami dampak limbah industri terhadap tatanan masyarakat dan memahami solusi yang tepat dalam mengatasi limbah industri. Penelitian.

Karya Tulis Ilmiah ini kami laksanakan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya pada bulan Februari 2020 sampai Mei 2020. Metode pengumpulan data dari penelitian ini kami dapatkan yang bersumber dari internet, berita baik di televisi maupun online dan jurnal – jurnal mengenai lingkungan khususnya tentang limbah plastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak sekali upaya untuk mencegah dan mengurangi kuantitas limbah plastik industri. Upaya-upaya tersebut antara lain dengan cara menerapkan 3R(Reuse, Reduce, Recycle) yang di implementasikan dengan pembuatan Undang-Undang yang mengatur tentang bagaimana cara mengolah limbah yang baik dan benar dan memberikan sanksi yang tegas terhadap perusak lingkungan. 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Imamul Arifin, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Lc. M.H.I

Article Metrics

Abstract view : 70 times
Published
2020-07-25
How to Cite
Ramadhan, M., Ahmad, M., & Arifin, I. (2020). MENGATASI LIMBAH INDUSTRI PLASTIK MENURUT PANDANGAN ISLAM. Al-Ulum Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Ke Islaman, 7(2), 226-242. Retrieved from http://journal.uim.ac.id/index.php/alulum/article/view/773