PROFIL PERESEPAN ANTIBIOTIK UNTUK TERAPI PNEUMONIA DI POLI PARU RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM MOHAMMAD NOER PAMEKASAN

  • Syaifiyatul H
  • Ainur Rahmah Universitas Islam Madura
  • Ach. Faruk Alrosyidi Universitas Islam Madura
Keywords: Antibiotik, Pneumoni, Poliparu, Rawat Jalan

Abstract

Pneumonia adalah salah satu penyakit peradangan akut parenkim paru yang
biasanya dari suatu infeksi saluran pernafasan bawah akut (ISNBA) yang disebabkan agen
infeksius seperti virus, bakteri, mycoplasma (fungi), dan aspirasi substansi asing,
Pengobatan pneumonia harus diberikan antibiotik untuk menghilangkan bateri. Penelitian
ini dilakukan di RSU Mohammad Noer Pamekasan periode januari sampai mei 2019.
Desain penelitian adalah observasional retrospektif dengan analisis deskriptif. Ada 94 resep
yang di diagnosa pneumonia Pada kelompok usia 17-25 tahun sebanyak 5 pasien (5,4%),
usia 26-35 tahun sebanyak 18 pasien (19,1%), usia 36-45 tahun sebanyak 17 pasien
(18,10%), usia 46-55 tahun sebanyak 35 pasien (37,20%), usia 56-65 tahun sebanyak 19
pasien (20,20%). Golongan antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah sefalosporin
dengan nama generik sefiksim. Hasil penelitian observasional ini menunjukkan bahwa usia
46-55 tahun lebih banyak menderita pneumonia. Temuan ini sejalan dengan literatur,
namun pada penelitian efektivitas pemberian antibiotik untuk terapi pneumonia belum
dapat dikaji sehingga penelitian lebih lanjut tentang efektivitas masing-masing antibiotik
perlu dilakukan di RSU Mohammad Noer Pamekasan.

Article Metrics

Abstract view : 35 times
Published
2020-09-01